NEPAL MAKIN KACAU! Mantan PM Deuba Dikeroyok, Menteri Keuangan Ditelanjangi, 25 Tewas & 13.500 Napi Kabur!
WARTABANJAR.COM, KATHMANDU – Krisis politik Nepal berubah jadi tragedi berdarah. Mantan Perdana Menteri Sher Bahadur Deuba dilaporkan babak belur akibat dikeroyok massa demonstran, namun berhasil selamat setelah diselamatkan militer.
Nasib lebih mengenaskan dialami Menteri Keuangan Bishnu Prasad Paudel. Ia sempat melarikan diri ke sungai, tetapi akhirnya tertangkap, dihajar, bahkan ditelanjangi massa yang murka pada elit pemerintahan.
Elit Politik Kabur, Rakyat Makin Murka
Karena takut terhadap amukan rakyat, sejumlah menteri dilaporkan kabur naik helikopter setelah rumah mereka dikepung demonstran. Sementara itu, peluru bertebaran di jalanan: lebih dari 25 nyawa melayang, ratusan lainnya luka-luka.
Namun ironisnya, tentara justru lebih sibuk menjaga politisi dan elit, alih-alih melindungi rakyat.
Polisi menembakkan gas air mata, peluru karet, hingga peluru tajam.
Tentara berubah jadi tameng bagi politisi.
Penjara kacau: 13.500 tahanan kabur setelah kerusuhan meledak.
Kemarahan rakyat Nepal semakin tak terbendung. “Siapa sebenarnya musuh kita, rakyat atau rezim elit?” teriak salah satu demonstran di tengah kobaran api.
Gelombang revolusi ini lahir dari kemuakan rakyat terhadap pejabat korup, hobi flexing kemewahan, sementara rakyat hidup sengsara dan pengangguran melonjak.
Saat pemerintah mencoba memblokir media sosial, justru Gen Z Nepal marah besar. Mereka turun ke jalan, memimpin demonstrasi hingga akhirnya presiden dan perdana menteri mundur.
Nepal kini memasuki fase revolusi jalanan: rakyat melawan rezim korup, elit bersembunyi di balik militer, dan dunia menyoroti negeri Himalaya yang terbakar oleh amarah rakyatnya.(Wartabanjar.com/oposan.voice/berbagai sumber)
editor: nur muhammad