WARTABANJAR.COM, KATHMANDU – Drama panas mengguncang jagat maya Nepal! Shrinkhala Khatiwada, Miss Nepal World 2018 yang dulu dielu-elukan sebagai ikon kecantikan dan prestasi, kini jadi sasaran kemarahan publik. Ratusan ribu pengikut Instagram-nya mendadak hilang setelah ia dinilai bungkam di tengah gelombang protes besar-besaran yang melanda Nepal.
Dikutip dari Hindustan Times, Kamis (11/9/2025), jumlah pengikut Khatiwada anjlok dari lebih dari 1 juta followers menjadi sekitar 909.000. Data SocialBlade mencatat penurunan paling drastis pada Senin (9/9/2025), ketika 97.000 akun berhenti mengikuti dirinya dalam sehari.
Shrinkhala, kini berusia 29 tahun, merupakan putri dari mantan Menteri Kesehatan Nepal, Birodh Khatiwada, dan Munu Sigdel Khatiwada, anggota parlemen negara bagian Bagmati. Latar belakang ini membuat dirinya dicap sebagai nepo baby—istilah untuk anak keluarga elite politik yang dianggap menikmati privilese dari jabatan orang tuanya.
Kemarahan publik makin memuncak karena sikap diam Shrinkhala di tengah protes yang sudah merenggut lebih dari 20 nyawa anak muda. “Awalnya saya pikir kritik itu berlebihan, tapi diam saja ketika puluhan anak muda tewas sungguh menjijikkan,” tulis seorang netizen di platform X.
Komentar pedas lain menyebut Khatiwada munafik karena sering berbicara soal reformasi birokrasi, namun justru menikah dengan keluarga yang dianggap bagian dari lingkaran korupsi politik.
Dari Glamor Jadi Sasaran Kritik
Sejak meraih mahkota Miss Nepal 2018 dan masuk Top 12 Miss World, Shrinkhala membangun citra glamor sebagai model dan influencer. Ia kerap mengunggah momen liburan ke Eropa dan Amerika Serikat, sesuatu yang kini dipandang publik sebagai simbol jurang antara elite politik dan rakyat biasa.

