WARTABANJAR.COM, GUNUNGKIDUL – Drama pelarian Anggun Tyas, sopir Bank Jateng cabang Wonogiri, akhirnya berakhir. Anggung yang nekat membawa kabur Rp10 miliar uang bank pelat merah itu diciduk polisi di rumah persembunyiannya di Panggang, Gunungkidul.
Video detik-detik penangkapan Anggun beredar luas di media sosial dan langsung jadi sorotan publik. Dalam rekaman terlihat aparat kepolisian menangkap dua orang sekaligus serta mengamankan uang miliaran rupiah yang disembunyikan dalam karung plastik.
Tak hanya menghilang dengan uang, Anggun juga mengubah identitas. Di Padukuhan Pejaten, Giriwungu, Panggang, ia memperkenalkan diri kepada warga sebagai Dwi, bahkan berpura-pura berasal dari Bantul.
Yang lebih mengejutkan, Anggun membeli rumah seharga Rp140 juta di kawasan tersebut. Meski baru membayar separuh, yakni Rp70 juta, ia sudah berani menggelar kenduri syukuran sebagai tanda kepemilikan rumah barunya.
“Dia mengundang sekitar delapan orang warga untuk jadi saksi kenduri. Katanya rumah itu akan ditempati bersama keluarganya,” ungkap Sarwanto, warga setempat, Selasa (9/9/2025).
Menurut Sarwanto, makanan untuk kenduri disediakan oleh Bambang, perantara jual beli rumah asal Giricahyo. Ironisnya, rumah yang kini ditempati Anggun sebelumnya adalah milik adik Sarwanto yang sudah pindah ke Kalimantan Timur.
Setelah acara kenduri, Anggun dan rombongannya menempati rumah tersebut tanpa rasa khawatir, padahal uang hasil curiannya tengah dilacak aparat. Namun, pelarian itu tak berlangsung lama. Polisi akhirnya berhasil menutup jejaknya.

