WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Duka mendalam menyelimuti Kalimantan Selatan. Setelah tiga hari pencarian tanpa henti, tim SAR akhirnya menemukan bangkai helikopter Eastindo PK-RGH yang hilang kontak, beserta delapan jasad penumpangnya di hutan pegunungan Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (3/9/2025).
Evakuasi Korban ke Banjarmasin
Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, memastikan bahwa seluruh korban akan dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso, Banjarmasin melalui jalur darat.
“Semua korban dievakuasi dari Tanah Bumbu ke Banjarmasin. Prosesnya dilakukan darat karena kondisi medan,” jelas Sudayana, Kamis (4/9).
BACA JUGA:KEJUTAN DI SENAYAN! Sahroni Dicopot, Rusdi Masse Naik Tahta di Komisi III
Detik-Detik Penemuan Bangkai Helikopter
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengonfirmasi bahwa puing-puing helikopter ditemukan pada Rabu siang pukul 14.45 Wita.
Lokasinya berada di koordinat 03° 5’6″ LS – 115° 37’39.07″ BT, sekitar 700 meter dari titik perkiraan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Tak lama setelah itu, sekitar pukul 15.53 Wita, jasad pertama ditemukan 100 meter dari bangkai helikopter. Korban langsung dilakukan prosedur body checking sebelum dipindahkan ke posko lapangan.
Kondisi Helikopter: Hangus Terbakar
Pemandangan di lokasi benar-benar memilukan. Helikopter ditemukan dalam kondisi hangus terbakar. Tim SAR menduga masih ada beberapa korban yang terjebak di dalam badan pesawat.
“Cuaca buruk dan gelap membuat proses evakuasi sempat terhambat. Kami perlu membongkar bagian tubuh helikopter untuk memastikan jumlah korban,” ungkap Bramantyo.

