WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Perbaikan pagar besi Gedung DPR RI yang rusak akibat aksi demonstrasi, Minggu (31/8/2025), menuai sorotan publik. Sejumlah teknisi langsung diterjunkan, memperbaiki pagar menggunakan mesin las, gerinda, palu, hingga kayu untuk menopang bagian yang patah.
Aksi gercep ini memang membuat pagar kembali berdiri kokoh hanya beberapa jam setelah kerusakan terjadi. Namun, di balik sigapnya perbaikan, netizen justru meluapkan amarah dan sindiran pedas.
Reaksi Keras Netizen
Berbagai komentar bernada kritik membanjiri media sosial. Warganet membandingkan cepatnya perbaikan pagar DPR dengan lambannya penanganan infrastruktur publik lain, seperti jalan rusak hingga sekolah tak layak.
BACA JUGA:PENAMPAKAN MOBIL MEWAH SAHRONI! dari Porsche Rp14 Miliar hingga Tesla Cybertruck Porak-poranda
Beberapa komentar netizen yang viral:
“Garcep ye urusan yang gini. Giliran jalan rusak harus nunggu viral dulu.”
“Anggarannya berapa ya ini? Boleh dibuka ke publik gak?”
“Sekolah tak layak, atap bolong-bolong didiemin aja.”
“Kalau jalanan rusak pura-pura nggak liat, proyek molor sampai bertahun-tahun.”
“Pake duit kita lagi ini deh benerinnya.” 😩
“Cepet amat perbaikannya, kaya nantangin enggak sih?”
“Giliran gitu aja gercep, UU perampasan aset lama amat disahkan oleh DPR.”
Bahkan ada pula yang menyindir:
“Mau masuk Gedung DPR = Rumah Rakyat, kenapa malah dihalangin?” 🔥🔥🔥
Kritik Mengalir Deras
Fenomena ini mempertegas sentimen publik terhadap wakil rakyat. Cepatnya perbaikan pagar DPR dipandang kontras dengan berbagai fasilitas umum lain yang dibiarkan rusak hingga menunggu viral lebih dulu.

