WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pertandingan kedua Rajawali Medan di IBL All Indonesian 2025, GOR Manahan Solo, Minggu (17/8), berlangsung dramatis. Bukan karena Borneo tampil buruk, melainkan Rajawali bangkit dengan permainan kuarter akhir yang solid.
Rajawali mengamankan kemenangan 87-80 setelah sebelumnya kalah di laga perdana melawan Satria Muda Pertamina Bandung. Kemenangan ini memastikan mereka masih bersaing di papan atas Grup A dengan catatan satu menang, satu kalah.
Darryl Winata menjadi bintang lapangan dengan 29 poin, ditambah kontribusi Alexandro Manuel 16 poin, serta Julius Wongso dengan double-double 15 poin dan 10 rebound. Dari kubu Borneo, Sevly Rondonuwu mencetak 28 poin dan tujuh tripoin, namun belum cukup membawa kemenangan.
Analis basket nasional, Antonius Rahman, menganggap performa Darryl menjadi kunci kebangkitan Rajawali. “Efisiensi tembakannya dan mental di kuarter empat membuktikan Rajawali mampu bersaing dengan tim elit,” kata Antonius, Minggu (17/8/2025).
Pelatih Borneo Hornbills, Daniel Wisnu, menegaskan timnya sudah bermain sesuai rencana meski hasil tidak berpihak. “Kami mengeksekusi banyak tripoin, tetapi lemahnya pertahanan paint area membuat lawan lebih leluasa,” ujarnya.
Dengan hasil ini, Rajawali Medan menjaga peluang menuju babak selanjutnya, sementara Borneo harus segera memperbaiki konsistensi permainan. Fans menunggu duel seru berikutnya saat Rajawali menghadapi Pacific Caesar Surabaya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

