Cegah Karhutla, Kapolres Tanah Laut Imbau Warga Berhenti Bakar Sampah dan Lahan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Kepolisian Resor (Polres) Tanah Laut menyatakan kesiapannya untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring datangnya musim kemarau.
Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, menegaskan bahwa seluruh jajaran telah disiagakan dan akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menangani karhutla.
Hal ini disampaikan saat sesi wawancara oleh media di Mapolres Tanah Laut pada hari Rabu (13/8/2025).
Baca Juga
Waspada Sebentar Lagi Fase 2 Banjir Rob Bakal Rendam Banjarmasin
Kapolres Ricky Boy Siallagan menjelaskan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan respons dari beberapa apel yang telah diikuti, termasuk di Kodim 1009.
"Yang pastinya kita sudah beberapa kali kita mengikuti apel kesiagaan karhutla di Banjarbaru, juga tadi kita mengikuti apel kesiagaan karhutla di Kodim 1009," ujarnya.
Ia melihat seluruh pimpinan daerah di Tanah Laut telah siap dalam penanganan karhutla, mulai dari laporan, penanganan, hingga penindakan jika ada dugaan unsur pidana.
Untuk kesiapsiagaan personel, Polres Tanah Laut menyiapkan 622 personel dari Polres dan Polsek yang siap diterjunkan.
"Tentunya untuk kesiapsiagaan semuanya kita siap, 622 personel di Polres dan Polsek semuanya siap untuk dikerahkan bila terdapat karhutla di wilayah kita," tegasnya.
Namun, ia menekankan bahwa penanganan karhutla akan mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Kita akan kedepankan satuan Polsek dan juga dari rekan-rekan di Manggala Agni yang ada, juga dari Kodim, dari Koramil, termasuk juga dari PMI, dari Dinas Kesehatan, semuanya akan bekerjasama menangani karhutla," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa karhutla tidak hanya sekadar kebakaran, tetapi juga berdampak pada masyarakat yang menjadi korban asap, sehingga diperlukan kerja sama semua pihak.
"Polres tidak bisa bekerja sendirian, tentunya kita bekerjasama dengan Forkopimda lainnya, dengan pemerintahan daerah, saling bahu-membahu," tambahnya.
Kapolres juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat Tanah Laut untuk berhati-hati dan waspada.
"Rekan-rekan warga Tanah Laut yang kami cintai, kita waspada karena pertengahan tahun ini kita memasuki musim kering.
Tolong rekan-rekan yang suka mancing, yang mungkin bakar sampah di lahan ataupun membakar yang lain, tolong berhati-hati, waspada dengan penyebaran api," imbaunya.
Ia juga secara spesifik meminta para pemancing untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Terkait dengan penindakan, Kapolres Ricky Boy Siallagan menegaskan bahwa pelaku yang sengaja membakar lahan akan diproses hukum, namun dengan pertimbangan tertentu.
"Jika ada unsur kesengajaan, tentunya akan kita proses, tetapi akan kita kedepankan pemidanaan sebagai langkah terakhir, akan kita selidiki apa motif di belakangnya," pungkasnya. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu