Satu-Satunya Kasus Poligami di Barabai Tahun ini, Alasannya Bikin Geleng-geleng
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Dari ribuan rumah tangga di Hulu Sungai Tengah (HST), hanya satu suami yang nekat mengajukan izin poligami ke Pengadilan Agama (PA) Barabai hingga Juli 2025. Jumlah ini sama persis seperti tahun lalu.
Namun, alasan yang diajukan pria ini cukup membuat orang mengernyit. Istri dinilai kurang memberikan perhatian dan pelayanan.
Sehingga ia memutuskan mencari pasangan kedua secara resmi lewat jalur hukum.
Baca Juga
Nikah Siri Masih Marak di HST! PA Barabai Bongkar Risiko Hukum yang Mengintai Perempuan dan Anak
Panitera PA Barabai, Anshari Saleh, membenarkan adanya perkara tersebut.
“Ya, sampai pertengahan tahun ini baru satu permohonan izin poligami yang masuk. Alasannya memang itu, karena istri kurang memberikan perhatian dan kurang melayani suami.” ujarnya, Senin (11/8/2025).
Meski terkesan mudah, poligami di mata hukum memiliki syarat berlapis. Beberapa di antaranya fotokopi KTP suami-istri, buku nikah, surat pernyataan rela dimadu dari istri pertama, surat pernyataan mampu berlaku adil, surat keterangan penghasilan, hingga surat penolakan dari KUA.
Ia menambahkan jika syarat lengkap, hakim akan memeriksa di persidangan untuk memastikan tidak ada paksaan terhadap istri pertama dan semua pihak memahami konsekuensinya.
Selain itu, Anshari mengungkapkan salah satu syarat yang biasanya juga dimintakan ialah melampirkan surat pernyataan rela dimadu oleh isteri pertama.
“Dalam proses persidangan juga akan diperiksa mengenai apakah ada paksaan atau tekanan terkait kesediaan isteri pertama tersebut dan apakah ada yang keberatan dengan rencana poligami tersebut,” tambahnya.
Setiap permohonan izin poligami pada dasarnya harus diawali kesepakatan bersama.
“Surat ‘rela dimadu’ dan pernyataan adil dari suami menjadi pegangan hukum sebelum pengadilan memutuskan,” pungkasnya.
Meski kasus poligami di HST sangat minim, PA Barabai mengingatkan bahwa langkah ini membawa tanggung jawab besar, baik secara hukum maupun moral. (Wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu