WARTABANJAR.COM, LONDON – Dunia medis dan publik dibuat terperangah oleh kelahiran bayi perempuan bernama Nmachi, putri pasangan asal Nigeria, Ben dan Angela Ihegboro, yang tinggal di London, Inggris.
Yang membuat heboh, bayi mungil ini lahir dengan kulit putih, rambut pirang, dan mata biru, meski kedua orang tuanya berkulit hitam. Nama Nmachi sendiri berarti “Beauty of God” atau “Keindahan dari Tuhan” dalam bahasa Igbo.
Fenomena Genetika yang Langka
Dokter memastikan Nmachi bukan albino penuh, namun penampilannya yang unik memicu beragam spekulasi. Para ahli genetika memaparkan tiga kemungkinan ilmiah di balik fenomena ini:
Gen resesif dari leluhur – Gen warna kulit terang dari garis keturunan lama yang “tertidur” dan muncul kembali setelah beberapa generasi.
Mutasi genetik spontan – Perubahan gen langka yang memengaruhi warna kulit dan rambut, terjadi secara acak.
Albinisme parsial atau ringan – Kehilangan sebagian pigmen pada kulit dan rambut, namun tidak sepenuhnya, sehingga warna bisa berubah seiring waktu.
Reaksi Orang Tua dan Para Ahli
Momen pertama melihat sang buah hati membuat Ben Ihegboro terkejut dan berucap spontan, “What the flip?”. Meski begitu, ia tak ragu soal garis keturunannya. “Of course she’s mine… bahkan jika tidak, bayinya tetap tidak akan seperti itu,” ujarnya sambil tersenyum.
Prof. Bryan Sykes dari Universitas Oxford menyebut kasus ini luar biasa. Menurutnya, genetika manusia sangat kompleks, dan kemunculan sifat fisik tak biasa bisa saja dipicu oleh kombinasi gen tertentu atau mutasi unik. “Kemungkinan kecil, tapi secara ilmiah bisa terjadi,” jelasnya.

