Lando Norris Menang Dramatis di GP Hungaria, Piastri Gagal Salip di Lap Terakhir
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Lando Norris tampil luar biasa dalam balapan dramatis di Formula 1 GP Hungaria 2025 dan berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Hungaroring, Minggu (3/8).
Balapan penuh ketegangan ini berakhir dengan jarak waktu yang sangat tipis hanya 0,698 detik memisahkan Norris dari Piastri saat melintasi garis finis. George Russell dari tim Mercedes AMG Petronas mengisi podium ketiga, disusul Charles Leclerc (Ferrari) di posisi keempat dan Fernando Alonso (Aston Martin) di posisi kelima.
Leclerc yang memulai balapan dari pole position sempat memimpin di awal lomba. Ia berhasil menahan gempuran dari Piastri di beberapa lap awal, sementara Norris yang start dari posisi ketiga sempat kehilangan dua posisi karena gagal menyalip di tikungan pertama.
Namun, strategi jitu dari tim McLaren menjadi penentu. Saat rival-rivalnya seperti Leclerc dan Piastri memilih dua kali pit stop, Norris hanya melakukan satu kali pergantian ban. Strategi ini membuatnya berada di posisi terdepan di paruh akhir balapan, meski harus bertahan dari serangan Piastri yang memakai ban lebih segar.
Ketegangan memuncak di tiga lap terakhir ketika Piastri memangkas jarak dengan cepat. Pada lap 68, ia mencoba menyalip di tikungan pertama namun mengalami lock-up pada ban depan kanan dan gagal mengeksekusi manuver tersebut. Kesalahan kecil itu cukup memberi Norris ruang untuk mempertahankan posisi hingga garis finis.
“Itu salah satu balapan paling menegangkan yang pernah saya jalani. Oscar memberikan tekanan luar biasa, tapi kami menjalankan strategi dengan sempurna,” kata Norris usai balapan.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Norris yang kini mengumpulkan 250 poin dan naik ke peringkat kedua klasemen pembalap. Piastri masih memimpin dengan 266 poin, namun selisih yang kian menipis menandai persaingan ketat antar pembalap McLaren.
Sementara itu, McLaren makin kokoh di puncak klasemen konstruktor, unggul jauh dari Ferrari yang berada di posisi kedua.
Persaingan musim ini semakin panas, dan GP Hungaria menjadi penanda bahwa perebutan gelar juara belum berakhir justru baru saja memanas. (berbagai sumber/aar)
Editor: Andi Akbar