Dinansyah turut mengajak seluruh peserta dan pemuda Kalimantan untuk merawat bahasa daerah, menghidupkan kembali semangat gotong royong, serta memperkuat partisipasi aktif dalam proses pembangunan daerah.
Ia berharap melalui Aruh Pemuda Kalimantan Youth Conference 2025 ini akan lahir semangat baru dan kolaborasi nyata dari para pemuda Kalimantan untuk memperjuangkan isu-isu publik secara kreatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Koordinator BasaKalimantan Wiki, Hudan Nur, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong perubahan perilaku pemuda agar memiliki motivasi, kesempatan, keterampilan, dan partisipasi yang lebih baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam proses pengambilan kebijakan dan perlunya struktur komunikasi yang terhubung langsung antara pemuda dan pemerintah, dengan memanfaatkan platform digital sebagai jembatan komunikasi.
“Pemerintah harus secara konsisten melibatkan pemuda dalam proses pembuatan kebijakan agar kebijakan yang lahir benar-benar merefleksikan suara pemuda. Untuk itu, kami membangun struktur komunikasi yang difasilitasi melalui teknologi digital,” ujarnya.
BACA JUGA: Bupati Saidi Mansyur Usir Wartawan Saat Pelantikan Pj. Sekda Banjar, Ada Apa?
Melalui Aruh Pemuda Kalimantan 2025 ini juga diharapkan dapat tercipta ruang dialog, kolaborasi, dan inovasi antarpemuda untuk membahas isu-isu strategis.
Dalam kesempatan yang sama, Hudan Nur juga mengumumkan bahwa platform BASAibu Wiki, inisiatif digital dari komunitas BasaKalimantan Wiki, baru saja meraih penghargaan bergengsi tingkat dunia.
“Kami merasa bangga karena BASAibu Wiki dinobatkan sebagai pemenang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2025 yang diselenggarakan oleh PBB untuk kategori Cultural Diversity and Identity, Linguistic Diversity, and Local Content. Ini menjadi pengakuan internasional atas kerja kolektif anak muda Kalimantan dalam pelestarian bahasa dan budaya lokal,” ungkapnya.
Sebagai forum dua hari yang bersifat edukatif dan kolaboratif, Aruh Pemuda 2025 menghadirkan sejumlah agenda utama yang dirancang secara tematik dan partisipatif, antara lain Orasi Pemuda, Sesi Plenari Gerakan Anak Muda (GAM) Kalimantan, Workshop Peningkatan Kapasitas, Pesta Kosakata Bangun Banua, Diskusi Kelompok, Kesepakatan Aksi, serta Penandatanganan Nota Kesepahaman. (MC Kalsel)
Editor: Yayu







