WARTABANJAR.COM, KARAWANG – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan tol! Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang, Yukihiro Nabae (63) yang diketahui menjabat sebagai Presiden Direktur PT Nissen Chemitec Indonesia (NCI), tewas mengenaskan dalam kecelakaan lalu lintas di Gerbang Tol Karawang Barat, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (30/7/2025). Peristiwa tragis ini melibatkan dump truk Hino bermuatan tanah dengan minibus Toyota Voxy yang ditumpangi korban. Kecelakaan terjadi tepat di jalur menuju pintu keluar tol Karawang Barat dan menyebabkan arus lalu lintas macet total hingga beberapa kilometer. BACA JUGA:KABAR GEMBIRA! Balik Nama Mobil Bekas Kini Gratis! Perpanjang STNK Makin Mudah, Begini Caranya Korban Tewas di Tempat Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Abdurrohman Hidayat, insiden bermula ketika dump truk bernopol B-9596-UQA yang dikemudikan Mamat (38), warga Subang, melaju ke arah pintu Exit Tol Karawang Barat. Truk diduga kehilangan kendali, menabrak median jalan, dan terbalik tepat di jalur minibus korban. “Korban meninggal di tempat kejadian. Sedangkan pengemudi truk hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapat perawatan di RS Rosela Karawang,” ujar AKP Abdurrohman. Netizen Ucapan Duka hingga Teori Konspirasi Tragedi ini memicu gelombang reaksi dari warganet. Banyak yang menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Yukihiro Nabae, sosok pemimpin pabrik yang dikenal dekat dengan buruh dan dicintai karyawan. Namun, tak sedikit pula yang melontarkan kritik keras terhadap maraknya truk besar yang diduga ugal-ugalan di jalan tol, hingga menyerukan pengetatan uji kelayakan kendaraan berat. Komentar yang ramai di media sosial antara lain: “RIP Yukihiro Nabae San 🥀🥀” “Mohon uji kelayakan truk diperketat, sampai kapan korban terus berjatuhan?” “Lagi dan lagi truk besar bermasalah… Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.” “Mirip banget kasus bos Indomaret dulu... apakah ini kebetulan?” “Supirnya gimana? Udah jadi tersangka belum Min?” “Harusnya ada jalur tol khusus truk berat, biar nggak campur sama kendaraan kecil.” Polisi Selidiki, Status Pengemudi Masih Didalami Hingga kini, polisi belum menetapkan status hukum sopir truk. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan unsur kelalaian atau pelanggaran hukum dalam kecelakaan ini. Polisi juga akan melakukan pengecekan terhadap kondisi teknis kendaraan truk dan kronologi menyeluruh.(Wartabanjar.com/blitz_publisher/berbagai sumber) editor: nur muhammad