PENYEBAB Kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan Basirih Banjarmasin, Netizen Soroti Parkir Liar Makan Badan Jalan!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Tragedi kembali mengintai pengguna jalan di Jalan Lingkar Selatan Basirih atau Jalan Soebarjo, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kalimantan Selatan. Senin pagi (14 Juli 2025), dua sopir truk dilaporkan terjepit di dalam kabin setelah terjadi kecelakaan maut di jalur yang dikenal rawan itu.
Video detik-detik pascakecelakaan viral di Instagram @info_kejadian_banjarmasin, menunjukkan suasana mencekam saat petugas mengevakuasi korban dari kabin truk yang ringsek.
Namun, di balik insiden tragis ini, satu masalah besar kembali disorot warga: parkir liar truk-truk besar di sepanjang bahu Jalan Lingkar Selatan.
BACA JUGA:BREAKING NEWS! Kecelakaan Maut di Jalan Lingkar Selatan Banjarmasin, 2 Sopir Terjepit di Kabin Truk!
Parkir Liar = Bom Waktu!
Warga dan netizen geram. Mereka menyebut parkir liar sebagai biang kerok utama kecelakaan yang terus berulang di jalur tersebut. Bahu jalan yang semestinya menjadi ruang aman, justru berubah jadi garasi liar truk-truk langsiran dan kendaraan bertonase besar.
"Parkir liar makan badan jalan! Pemerintah ke mana?!”
"Dishub dan polisi jangan diam saja, ini sudah mengancam nyawa!"
"Jalan ini jalur cepat, bukan tempat ngetem truk."
Sudah sejak lama masyarakat mengeluhkan minimnya pengawasan dan penertiban. Namun, keluhan demi keluhan hanya berakhir sebagai angin lalu, hingga akhirnya korban kembali berjatuhan.
Netizen Desak Penindakan Serius
Dalam kolom komentar, netizen menandai langsung akun-akun pejabat dan instansi yang dianggap bertanggung jawab:
“@dishub.banjarmasin tolong tertibkan parkiran liar! Bahu jalan bukan terminal!”
“@bidanglalin.dishubbjm, @h.m.yaminhr mohon segera tindak tegas truk-truk yang seenaknya!”
Bahkan sebagian netizen menduga jalur tersebut sudah terlalu "bebas", sehingga pengusaha logistik seenaknya membiarkan armadanya parkir tanpa peduli risiko kecelakaan.
Evakuasi Korban Masih Berlangsung
Dua sopir truk yang terlibat kecelakaan masih dalam tahap evakuasi, dengan kondisi kabin yang ringsek parah. Belum ada informasi resmi terkait identitas korban. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan lengkap, namun publik mendesak agar penyebab utama, yakni parkir liar, segera diberantas.
Parkir liar bukan hanya soal pelanggaran aturan. Ini soal nyawa manusia. Ketika bahu jalan dijadikan garasi liar dan pemerintah diam saja, maka kecelakaan hanyalah persoalan waktu. Saatnya Dishub Banjarmasin, kepolisian, dan pemkot turun tangan tegas, sebelum korban berikutnya jatuh.(Wartabanjar.com/info_kejadian_banjarmasin/berbagai sumber)
editor: nur muhammad