WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kehebohan mendadak mewarnai aktivitas warga di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) setelah terdengar suara perempuan mendesah melalui pengeras suara publik. Insiden ini terekam saat masyarakat berolahraga dan bersantai di pukul sore dan langsung menjadi viral di media sosial.
Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPK-GBK) langsung menyampaikan permintaan maaf resmi atas kekhilafan ini.
Kronologi: Speaker Salah Putar Playlist ‘Random’ Tanpa Pengecekan
Menurut Kepala Humas GBK, Asep Triyadi, insiden itu terjadi karena:
Petugas menggunakan playlist bebas hak cipta tanpa verifikasi ketat.
Setelah urutan lagu selesai, aplikasi secara otomatis memutar audio tak pantas.
Efeknya? Suara mendesah—bukan lagu atau pengumuman—terdengar di area sekitar Pintu 5, mengagetkan pengunjung.
Respons Kilat: Tata Kelola Diperketat!
PPKGBK langsung melakukan langkah cepat:
Petugas yang lalai ditegur keras dan menjalani evaluasi
Playlist diaudit ulang—hanya kurasi resmi yang boleh dipakai ke depan
Akses pemutaran audio dibatasi bagi personel terverifikasi melalui sistem offline
Reaksi Netizen: Campuran Rasa Kaget, Tawa, dan Teguran
Warganet ramai mengomentari dengan nada kocak sekaligus serius:
“indo apa jav?”
“Mantaapp, sekali kaki boleh lahhh 😂😂😂”
“petugas kurang olahraga push up dan lari…”
Pesan Moral: Pastikan Ruang Publik Bebas dari Rekaman Tak Senonoh
PPKGBK menegaskan, mereka menyesalkan sepenuhnya insiden ini, terutama karena GBK adalah ruang publik yang sering digunakan oleh keluarga dan anak-anak. Mereka berkomitmen memperkuat pengawasan serta menjaga profesionalisme layanan.(Wartabanjar.com/voktis.id/Disway/detiknews/Instagram/berbagai sumber)

