WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kalimantan Selatan yang akan digelar 19 Juli 2025, nama Hasnuryadi Sulaiman mencuat sebagai kandidat terkuat calon Ketua DPD Golkar Kalsel. Putra dari tokoh legendaris Haji Sulaiman HB itu dinilai sebagai sosok pemimpin matang, dengan pengalaman lengkap di legislatif dan eksekutif, sekaligus berakar kuat di tubuh Golkar. Didukung Akar Rumput: “Figur Lengkap, Siap Pimpin Banua!” Dukungan terhadap Hasnuryadi tak datang dari elit semata, tapi juga dari kalangan akar rumput. Salah satu kader Golkar Banjarmasin, Aspiansyah, mengungkap bahwa para kader tingkat kelurahan juga menjagokan Hasnuryadi sebagai figur pemersatu dan progresif. BACA JUGA:DETIK-DETIK! Penemuan KMP Tunu Pratama Jaya Dasar Selat Bali oleh TNI AL, Netizen: “Lambat, Banyak Masih Terjebak!” “Hasnuryadi punya kombinasi pengalaman di DPR dan sebagai Wakil Gubernur Kalsel. Itu modal kuat untuk membawa Golkar makin dekat dengan rakyat,” ujar Aspiansyah, Senin (14/7/2025). “Aspirasi dari kelurahan-kelurahan di Banjarmasin sudah jelas, kami ingin Golkar dipimpin oleh sosok yang benar-benar memahami Banua,” tambahnya. Darah Beringin Sejak Muda Hasnuryadi bukan sosok baru di Golkar. Karier politiknya dimulai sejak usia 18 tahun, menjadikannya kader murni yang tumbuh bersama dinamika partai. Ia juga dikenal sebagai penggerak pembangunan Banua, baik di bidang olahraga, sosial, maupun politik. Sebagai putra dari alm. H. Sulaiman HB, tokoh besar yang membesarkan Partai Golkar di Kalimantan Selatan, nama Hasnur membawa warisan, tapi juga semangat pembaruan. Musda Diprediksi Panas dan Dinamis Musda DPD Partai Golkar Kalsel dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2025, dengan proses pendaftaran bakal calon ketua dimulai 15–16 Juli. Para pengamat menilai ajang ini akan menjadi momentum penentu arah baru partai, sekaligus ujian bagi konsolidasi kader setelah Pemilu 2024. Jika benar Hasnuryadi melangkah ke kursi Ketua DPD Golkar Kalsel, maka partai beringin punya kans besar menampilkan wajah muda yang berpengalaman, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat. Sosok seperti ini yang kini dicari: bukan hanya pewaris nama besar, tapi juga pelayan rakyat sejati.(*/rilis) editor: nur muhammad