KWT Jamaika Juara 1 Lomba P2B Tingkat Kalsel, Kado Manis di Hari Bhayangkara ke-79
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kelompok Wanita Tani (KWT) Jamaika dari Desa Jaranih, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), berhasil meraih Juara 1 Lomba Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang diselenggarakan oleh Polda Kalsel.
Penghargaan diserahkan langsung di Markas Besar Polda Kalsel, Banjarbaru, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Selasa (1/7/2025). Prestasi ini menjadi kado istimewa bagi Polres HST dan masyarakat Hulu Sungai Tengah.
Dari Pekarangan Biasa Menjadi Juara Provinsi
Ketua KWT Jamaika, Jumrinah, menyampaikan rasa haru dan bangganya atas pencapaian tersebut.
“Kami sangat bersyukur. Tidak menyangka sebagai orang biasa bisa hadir dan menerima penghargaan sebesar ini. Semua berkat kerja keras bersama anggota KWT, serta dukungan dari Kapolsek Pandawan, Kelurahan Jaranih, dan Polres HST,” ujarnya saat ditemui di Desa Jaranih, Rabu (2/7/2025).
BACA JUGA:Geger Kasus Dugaan Pelecehan Anak hingga Hamil di Banjarmasin, Unit PPA Polresta Turun Tangan
Saat penilaian dilakukan pada Rabu (11/6/2025), tim juri menyoroti kelengkapan, kreativitas, dan inovasi pekarangan yang dikelola KWT Jamaika.
“Tanaman kami lengkap. Ada toga seperti jahe, kunyit, sirih cina, lidah buaya, serai, juga sayuran, kolam ikan, hingga kandang ayam petelur. Kami juga menerapkan inovasi seperti irigasi tetes, rumah pembibitan, dan taman pekarangan yang tertata,” terang Jumrinah.
Jumrinah berharap, KWT Jamaika bisa menjadi percontohan bagi desa lain.
“Cita-cita kami adalah menjadikan KWT Jamaika sebagai pusat pangan desa yang mandiri dan berkelanjutan, sekaligus memberdayakan perempuan dan memaksimalkan pemanfaatan lahan pekarangan,” tambahnya.
Kapolsek Pandawan, Iptu Rusmiati, juga mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang diraih.
“Alhamdulillah, ini menjadi hadiah manis di Hari Bhayangkara ke-79. Keberhasilan KWT Jamaika adalah bukti kolaborasi nyata antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya ketahanan pangan melalui P2B,” ujarnya.
Ia berharap, keberhasilan ini bisa menjadi inspirasi bagi kelompok lain.
“Semoga sinergi ini terus terjaga dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat desa,” tutup Iptu Rusmiati.(Wartabanjar.com/Adew)
editor: nur muhammad