WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby dan Wakil Wali Kota Wartono resmi meluncurkan 21 program prioritas dalam 100 hari kerja pertama mereka sebagai bagian dari komitmen politik membangun "Banjarbaru Emas". Program-program ini dirancang untuk menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan menjawab berbagai tantangan perkotaan secara nyata. Di hadapan DPRD Banjarbaru, Lisa menegaskan 21 program unggulan ini adalah langkah awal yang nyata dalam mewujudkan janji kampanye dan dinilai menyentuh langsung kehidupan masyarakat kecil. Baca Juga Gudang Bekas Kebakaran di Golden 10 Kembali Terbakar, Api Diduga dari Percikan Saat Pemotongan Besi "Mulai dari renovasi rumah tidak layak huni, bantuan seragam sekolah untuk keluarga kurang mampu, hingga pemberian insentif bagi penggali kubur," ungkap Wali Kota Banjarbaru tersebut, Senin (30/6/2025) siang. Tak hanya fokus pada kesejahteraan sosial, Lisa juga menunjukkan perhatian serius terhadap isu lingkungan dan infrastruktur, seperti normalisasi sungai, perbaikan drainase, dan peningkatan sanitasi masyarakat dan sekolah. "Selain itu, dalam upaya mencegah bencana, kami juga akan mengintensifkan koordinasi mitigasi banjir serta persiapan penanganan karhutla," lanjut Lisa. Menariknya, Lisa juga akan membatasi belanja seremonial yang dinilai tidak memiliki hasil nyata. "Anggaran daerah akan difokuskan pada hal-hal yang berdampak langsung terhadap masyarakat," tambahnya. Di bidang kesehatan, Banjarbaru akan menambah ambulan dan memberikan makanan bergizi untuk ibu hamil, sedangkan untuk pemberdayaan ekonomi, pelatihan dan pendampingan UMKM jadi prioritas penting. "Harapan kami, agar hasilnya optimal, maka diperlukan kontribusi nyata, dedikasi terbaik, kepedulian dan kerja sama dari seluruh elemen, termasuk DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, hingga masyarakat Banjarbaru," ujar Wali Kota Lisa. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pengantar Nota Keuangan atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun 2025, yang menjadi dasar keberlanjutan pembangunan Kota Banjarbaru. "Rencana perubahan anggaran ini disusun dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan," pungkas Lisa. (IKhsan) Editor Restu