DETIK-DETIK Ibu Buang Balitanya di Jalan, Sang Anak Merangkak Kejar Ibunya, Netizen : "Astaghfirullooh!"
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Sebuah video viral dari akun Instagram @pstore.sukabumi menangkap momen emosional ketika seorang ibu memacu sepeda motornya, lalu melepaskan anak balitanya di tengah jalan. Padahal, balita itu belum kuat menahan panasnya aspal jalanan.
Segera setelah dilepas, si kecil merangkak tergesa-gesa, tampak seperti berlari mengejar sosok ibunya yang sudah menjauh.
Pemandangan itu memicu kepanikan di antara pengguna jalan lainnya.
Pengendara sekitar sigap mengamankan arus lalu lintas agar si balita tak tertabrak. Aksi penuh empati itu menyelamatkan nyawa sang anak — namun sekaligus menyisakan perasaan haru dan gegap gempita di hati penonton video.
BACA JUGA:Dashcam Viral! Rudal Iran Hantam Ashdod, Israel Makin Panik: “Ledakannya Kayak di Film Perang!”
Pesan Tersirat dari Video Ini
Harapan dan kerinduan balita – Meski hanya beberapa detik, balita itu menunjukkan keinginan kuat untuk tetap dekat dengan ibunya.
Peran masyarakat – Sekelompok pengendara spontan bertindak demi keselamatan anak, menunjukkan sisi kemanusiaan di tengah rutinitas lalu lintas.
Hakikat tanggung jawab orang tua – Video ini menegaskan satu hal: pentingnya menjaga dan tak pernah melupakan anak meski dalam perjalanan singkat.
Reaksi Netizen — Duka, Marah, dan Haru
"Ko ada sih ibu setega itu 🥹"
"Astaghfirullooh 😢 ya Allah saking keras hatinya"
"Ya Allah anaknya merangkak ngejar mamanya.. 😢😢"
"Ih seru banget kan... 👏👏 😂 Enjoy"
Komentar-komentar tersebut mencerminkan keprihatinan dan rasa empati yang mendalam terhadap si kecil, sekaligus membangkitkan diskusi soal kewarasan orang tua dalam menjaga anak-anak mereka.
Makna dan Pelajaran
Hati nurani kita diuji ketika melihat kelumpuhan emosional balita yang hanya ingin dipeluk ibu.
Momen ini mengingatkan semua orang tua untuk tidak pernah buru-buru, bahkan dalam perjalanan rutin.
Dan yang terpenting: kemanusiaan antar pengendara terbukti tak butuh panggilan resmi—hanya kesadaran untuk bertindak saat situasi genting.(Wartabanjar.com/pstore.sukabumi/berbagai sumber)
editor: nur muhammad