DETIK-DETIK! 352 Penumpang Diselamatkan Tim SAR di Perairan Kendari, KM Alif Berkah 01 Tabrak Karang
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, KENDARI – Detik-detik dramatis penyelamatan ratusan nyawa terekam jelas dalam sebuah video yang viral di media sosial. Kapal Motor (KM) Alif Berkah 01 yang mengangkut 352 penumpang nyaris tenggelam setelah menabrak karang dalam pelayaran dari Pulau Wowonii menuju Kendari, Sulawesi Tenggara.
Insiden terjadi di tengah laut ketika kapal mengalami kebocoran hebat akibat benturan dengan gugusan karang tajam. Situasi genting itu langsung memicu respons cepat dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Kendari, yang berhasil mengevakuasi seluruh penumpang dengan selamat.
BACA JUGA:Santri Gerebek Mobil Pembawa 1.800 Botol Miras di Dekat Rumah Wali Kota Tasik! “Intel polisi kalah?”
Basarnas Gerak Cepat
Dalam video yang diunggah akun @joshua_banjarnahor_, terlihat tim Basarnas Kendari bekerja tanpa henti mengevakuasi para penumpang ke Kapal Negara SAR 102 Pacitan Kendari, sebelum akhirnya diarahkan menuju Dermaga Utama Basarnas Kawasan Timur.
Aksi heroik ini tak hanya menyelamatkan ratusan nyawa, tetapi juga menuai pujian luas dari warganet. Penumpang yang terdiri dari anak-anak, orang tua, hingga wanita hamil berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.
Respons Publik: “Terima Kasih Tim SAR, Kalian Pahlawan Nyata!”
Berikut ini beberapa komentar warganet yang turut menyaksikan video penyelamatan mengharukan tersebut:
“Mantap tim SAR-nya, gercep banget. Semuanya selamat ya 🙏”
“Ya Allah… Alhamdulillah selamat semua. Terima kasih Basarnas ❤️”
“352 orang? Gila, ini penyelamatan luar biasa!”
“Innalillahi… kapal kena karang. Syukur semuanya selamat.”
“Terima kasih tim SAR sudah menyelamatkan banyak nyawa 👏👏👏”
Tabrak Karang Jadi Alarm Bahaya, Protokol Keamanan Laut Dipertanyakan
Insiden ini menjadi alarm serius terhadap keamanan transportasi laut di wilayah Sulawesi Tenggara. Tabrakan dengan karang merupakan insiden klasik yang masih sering terjadi, terutama di jalur pelayaran antar-pulau yang minim pengawasan radar dan penandaan navigasi.
Beruntung, kesiapan Basarnas dan kolaborasi cepat dengan potensi SAR lainnya kembali membuktikan bahwa nyawa masyarakat adalah prioritas utama.
Meski tak ada korban jiwa dalam insiden ini, pemerintah dan otoritas pelayaran diharapkan segera mengevaluasi keselamatan jalur laut rute Wowonii – Kendari. Ketelitian dalam navigasi, perawatan kapal, serta pelatihan awak menjadi kunci untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.(Wartabanjar.com/joshua_banjarnahor_/berbagai sumber)
editor: nur muhammad