VIDEO – Dituduh Mencuri! Santri Asal Tabalong Dianiaya di Ponpes Gus Miftah, 13 Orang Jadi Tersangka!

 

WARTABANJAR.COM, YOGYAKARTA – Kekerasan mengejutkan diduga terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Ora Aji, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, yang diasuh tokoh publik Gus Miftah. Seorang santri bernama Kharisma Dimas Radea (23), asal Tabalong, Kalimantan Selatan, menjadi korban penyekapan dan penganiayaan brutal oleh 13 orang, yang terdiri dari pengurus dan sesama santri.

Parahnya, empat dari para pelaku masih di bawah umur. Kini seluruhnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Kuasa hukum korban, Heru Lestarianto, mengungkapkan bahwa kejadian nahas ini berlangsung pada 15 Februari 2025, namun baru dilaporkan ke Polsek Kalasan pada 16 Februari 2025.

Heru mengungkapkan laporan awal di Polsek Kalasan, namun karena tidak ada Unit PPA, kasus dilimpahkan ke Polresta Sleman. Pemeriksaan dan gelar perkara telah dilakukan. Jumat (30/5/2025).

Heru menjelaskan, kliennya yang sudah delapan bulan menimba ilmu di ponpes tersebut dituduh menyalahgunakan dana penjualan air galon sebesar Rp700 ribu. Tuduhan itu berbuntut kekerasan yang sangat kejam.