Dorong Kemandirian Uji Konstruksi, Pemkab HST Gelar Pelatihan Petugas Alat Uji Mutu
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia di sektor konstruksi melalui kegiatan pelatihan teknis pengujian mutu material konstruksi bagi petugas laboratorium dan teknisi lapangan selama dua hari, 14-15 Mei 2025, di UPTD Laboratorium Dinas PUPR HST.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati HST, H. Samsul Rizal, dihadiri oleh Ketua Komisi I DPRD HST, Yajid Fahmi serta Kepala Dinas PUPR, H. Syahidin.
Sebanyak 20 peserta terlibat dalam pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis dalam mengoperasikan dan mengkalibrasi alat uji konstruksi sesuai standar nasional maupun internasional ini.
Materi yang diberikan meliputi teori dasar pengujian, prosedur kalibrasi, serta praktik langsung menggunakan berbagai alat uji seperti concrete test hammer, CBR test, dan alat uji kadar air.
Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR HST, Abdul Mughni, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan terhadap tenaga teknis di daerah.
“Kita tidak bisa terus bergantung pada laboratorium pengujian luar daerah seperti di Banjarmasin. Selain menambah biaya operasional, hal itu juga bisa memperlambat progres pembangunan,” jelasnya.
BACA JUGA: GEGER! Emak-emak di Pasuruan Pukul Kepala Begal Pakai Batu Dibungkus Jilbab Meski Kena Bacok
Ia mengungkapkan, Dinas PUPR HST telah memiliki peralatan laboratorium bahan bangunan, tinggal bagaimana kesiapan sumber daya manusianya yang kini mulai dipacu lewat pelatihan seperti ini.
“Tujuan akhirnya jelas, tidak ada lagi konstruksi yang gagal fungsi karena pengujian tidak optimal. Ini bagian dari upaya perbaikan kualitas dan efisiensi penyelenggaraan jasa konstruksi kita,” ucap Mughni.
Pelatihan ini turut menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi industri konstruksi yang memiliki pengalaman langsung dalam pengujian mutu material.
Diharapkan, para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dengan tanggung jawab dan profesionalisme dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. (Adew)
Editor: Yayu