WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Maraknya aktivitas pemindaian retina dengan imbalan uang tunai di tengah masyarakat menjadi sorotan serius aparat kepolisian.
Kepolisian Resor Tanah Laut mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan menyerahkan data biometrik kepada pihak yang tidak jelas.
Imbauan ini disampaikan melalui unggahan resmi mereka di akun Instagram @humaspolrestala, Selasa (13/5/2025).
Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K, M.I.K, melalui Kasi Humas Polres Tanah Laut, AKP Hari Setiawan, A.Md, mengingatkan bahwa data biometrik seperti retina, sidik jari, hingga peta wajah sangat rawan disalahgunakan jika jatuh ke tangan yang salah.
Data tersebut bisa dipakai untuk menyamar sebagai orang lain, mencuri identitas finansial, hingga mengakses rekening atau mengajukan pinjaman online atas nama korban.
Saat dikonfirmasi oleh Wartabanjar.com, pihak Polres Tanah Laut membenarkan adanya imbauan tersebut.
BACA JUGA: Diduga Geng Motor Banjarmasin Hancurkan Pos Kamling dan Rumah Warga di Kuin Selatan
“Kami mengimbau masyarakat Tanah Laut agar tidak sembarangan memberikan data biometrik, apalagi hanya karena iming-iming imbalan uang. Data ini sangat sensitif dan dapat digunakan untuk tindak kejahatan siber,” ujar AKP Hari Setiawan.
Lebih lanjut, pihaknya menyarankan masyarakat untuk menerapkan langkah pengamanan data, seperti autentikasi multifaktor dan pembatasan akses hanya untuk pihak berwenang.







