Lebih jauh, ia menyoroti birokrasi berbelit yang selama ini menyulitkan masyarakat dan berharap kehadiran MPP menjadi game changer dalam pelayanan publik.
“Saya ingin tidak ada lagi calo. Sampaikan ke camat dan kepala desa, manfaatkan MPP sebaik-baiknya. Jangan buat masyarakat harus berpindah-pindah hanya untuk satu urusan,” ujar Bupati.
Dengan penandatanganan kerja sama bersama 20 instansi, Rahmat mengingatkan bahwa integrasi layanan ini bukan sekadar formalitas untuk difoto dan dibagikan di media sosial, melainkan bentuk nyata pelayanan publik yang efisien dan manusiawi. (Gazali)
Editor: Yayu

