WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru mulai melakukan langkah antisipatif demi memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban yang akan disembelih. Melalui Bidang Peternakan, DKP3 Banjarbaru telah membentuk tim pemeriksa hewan kurban yang akan diterjunkan ke seluruh wilayah kecamatan di Kota Banjarbaru. Plt Kepala Bidang Peternakan DKP3 Banjarbaru, drh. Endah Martiana, menyampaikan bahwa pendataan dan pemeriksaan hewan kurban dilakukan secara bertahap. Kegiatan ini disinergikan dengan agenda pelayanan kesehatan rutin ke kelompok peternak. "Biasanya saat melakukan pengobatan hewan, kami sekaligus mendata jumlah hewan kurban dan lokasi rencana pemotongan," ujar drh. Endah pada Selasa (6/5/2025). BACA JUGA:Polresta Banjarmasin Musnahkan Narkotika Senilai Rp 1,8 Miliar, 51 Tersangka Diamankan Tim yang diterjunkan dibagi menjadi lima kelompok kerja, masing-masing ditugaskan di satu kecamatan. Tim tersebut terdiri dari dokter hewan, paramedis, dan penyuluh peternakan yang siap memastikan seluruh proses berjalan sesuai protokol kesehatan dan kelayakan pangan. Adapun tugas utama tim ini meliputi: Pendataan jumlah hewan kurban Identifikasi lokasi pemotongan Pemeriksaan Ante Mortem (pemeriksaan saat hewan masih hidup) Pemeriksaan Post Mortem (pemeriksaan setelah penyembelihan) Drh. Endah menjelaskan, pemeriksaan Ante Mortem bertujuan untuk memastikan bahwa hewan yang akan disembelih berada dalam kondisi sehat, tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit, dan aman untuk dikonsumsi. Hal ini penting untuk mencegah risiko penyakit zoonosis—penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Sementara itu, pemeriksaan Post Mortem dilakukan untuk memastikan bahwa daging, organ dalam, dan bagian tubuh lainnya dari hewan kurban layak konsumsi dan tidak menunjukkan indikasi penyakit pasca-penyembelihan. "Kami ingin memastikan masyarakat Banjarbaru mengonsumsi daging kurban yang aman, sehat, dan halal. Pemeriksaan menyeluruh ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam melindungi kesehatan masyarakat," pungkasnya.(Wartabanjar.com/IKhsan) editor: nur muhammad