WARTABANJAR.COM, VANCOUVER – Kemeriahan Festival Lapu-Lapu di Vancouver, Kanada, berubah menjadi tragedi mengerikan saat sebuah mobil secara brutal menabrak kerumunan pengunjung. Insiden mengejutkan ini menyebabkan sedikitnya 11 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Kejadian tragis itu berlangsung di tengah ribuan pengunjung yang memadati lokasi festival untuk merayakan warisan budaya Filipina. Menurut laporan CTV News yang dikutip Reuters, seorang saksi mata menyebut bahwa mobil berwarna hitam terlihat melaju tak terkendali sebelum akhirnya menerjang kerumunan. Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan suasana kacau pasca-insiden, dengan tubuh korban tergeletak di jalan dan warga berupaya memberikan pertolongan pertama sambil menunggu bantuan medis. BACA JUGA:Tanah Laut Waspada Hujan Petir! Hari Ini 30 April 2025, BMKG: Kalsel Didominasi Cuaca Cerah hingga Hujan Ringan Seluruh korban langsung dilarikan ke beberapa rumah sakit setempat yang sebelumnya telah diperingatkan untuk mengantisipasi lonjakan pasien akibat insiden massal ini. Menurut The Vancouver Sun, saat kejadian berlangsung, kawasan festival sedang dipadati ribuan pengunjung. Seorang pemilik truk makanan, Yoseb Vardeh, menjadi saksi langsung tragedi tersebut. Dalam wawancara dengan Postmedia, ia menceritakan suasana mencekam saat mobil menerobos kerumunan. "Saya tidak sempat melihat pengemudinya. Yang saya dengar hanya suara mesin mobil meraung. Saat saya keluar dari truk, saya lihat mayat-mayat berserakan di jalan," ujarnya dengan suara gemetar. Wali Kota Vancouver, Ken Sim, mengungkapkan duka mendalam atas tragedi ini. "Saya terkejut dan sangat sedih atas insiden mengerikan yang terjadi di Festival Lapu-Lapu hari ini," kata Sim dalam pernyataannya. Festival Lapu-Lapu sendiri merupakan perayaan tahunan untuk menghormati Lapu-Lapu, pahlawan antikolonial Filipina dari abad ke-16, yang dikenal karena perlawanan heroiknya terhadap penjajahan Spanyol. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, turut menyampaikan belasungkawa atas insiden memilukan tersebut. “Saya sangat sedih mendengar tentang kejadian tragis di Festival Lapu-Lapu. Belasungkawa mendalam saya sampaikan kepada keluarga korban, komunitas Filipina-Kanada, dan seluruh warga Vancouver. Kami berduka bersama Anda,” ujarnya. Carney juga menegaskan bahwa pemerintah federal tengah memantau situasi dengan serius dan mendukung penuh jalannya penyelidikan untuk mengungkap motif dan pelaku tragedi ini. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pengemudi maupun motif di balik insiden berdarah ini.(Wartabanjar.com/suara.akalsehat/X.COM/berbagai sumber) editor: nur muhammad