Polwan Cantik Ini Bangkitkan Semangat Generasi Anti-Hoaks di SMK Telkom Banjarbaru
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Era digital menuntut kecerdasan ekstra dalam memilah informasi. Menyadari hal itu, Ipda Eunike Zalukhu, polisi wanita (polwan) dari Polda Kalimantan Selatan turun langsung ke SMK Telkom Banjarbaru dalam kegiatan Literasi Media bertema "Cegah Hoaks, Selamatkan Masa Depan", Selasa (29/4/2025).
Dalam paparannya, Ipda Eunike mengingatkan pentingnya membangun sikap kritis di kalangan generasi muda terhadap banjir informasi yang terjadi di era digitalisasi saat ini.
“Kita harus membuka wawasan dan mata lebar-lebar. Tidak semua informasi yang beredar itu benar, perlu sikap kritis dari diri kita sendiri sebelum mempercayai atau menyebarkannya,” ujar polwan bercantik ini di hadapan para siswa.
BACA JUGA:CEGAH HOAKS! KPID Kalsel Gandeng SMK Telkom Banjarmasin Bentuk Pasukan Anti-Berita Bohong
Menurutnya, kemajuan teknologi membuat penyebaran berita menjadi lebih cepat, namun sayangnya, tidak semua informasi layak dipercaya. Eunike mendorong siswa untuk tidak asal sebar berita tanpa melakukan verifikasi yang matang.
“"Sekarang banyak cara yang bisa dilakukan. Bisa dengan check, re-check, cross check sampai final check atas kebenaran dan fakta dari sebuah informasi, baru kemudian disebarkan," jelas Ipda Eunike.
Antusiasme pelajar terhadap kegiatan ini begitu tinggi. Nabila, siswi kelas X-C TKJ, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru. Ia merasa lebih percaya diri untuk bersikap bijak dalam bermedia sosial.
“Saya sekarang lebih tahu pentingnya cek fakta sebelum berbagi informasi. Ternyata hoaks bisa datang dari mana saja,” ucap Nabila.
Hal senada diungkapkan Andika dari kelas X-F DKV. Ia mengaku kini lebih memahami cara membedakan berita yang layak disebarluaskan dan berita yang harus disaring.
“Kegiatan ini benar-benar membuka mata saya. Semoga makin banyak edukasi seperti ini di sekolah,” tambah Andika.
Kegiatan literasi ini merupakan rangkaian upaya KPID Kalsel dan Polda Kalsel untuk membentengi generasi muda dari bahaya hoaks. Dengan pemahaman yang kuat, diharapkan para pelajar dapat menjadi garda terdepan dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan beretika.(Wartabanjar.com/Ikhsan)
editor: nur muhammad