WARTABANJAR.COM, TASIKMALAYA – Situasi mencekam terjadi di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya pada Rabu pagi (23/4/2025), sekitar pukul 09.30 WIB. Sejumlah orang tak dikenal (OTK) diduga meneror kantor tersebut dengan melakukan aksi pengrusakan dan mengacak-acak ruang Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya.​ Insiden ini berlangsung saat Ketua Bawaslu, Dodi Juanda, bersama komisioner lainnya tengah menghadiri rapat pleno rekapitulasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada di Gedung Dakwah Islamiyah, Singaparna. ​ Kronologi Kejadian Menurut informasi yang berhasil dihimpun, setidaknya terlihat lima orang tidak dikenal datang menggunakan sepeda motor. Mereka tiba-tiba masuk dan langsung meminta bertemu dengan Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda. Namun saat itu, Dodi dan para komisioner tengah menghadiri rapat pleno PSU Pilkada 2024 di Gedung Dakwah Islamiyah (GDI), Kecamatan Singaparna. ​ BACA JUGA:HEBOH! Biawak Besar Masuk Gang Sederhana di Kelayan A, Banjarmasin, Awas Bahayanya! Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung berteriak memanggil-manggil nama Ketua Bawaslu dengan nada tinggi, bahkan menunjukkan sikap agresif. Mereka kemudian menerobos masuk ke ruang kerja Ketua Bawaslu, melempar barang-barang di atas meja, dan mengacak-acak perlengkapan kantor. Beberapa di antaranya bahkan pecah tak terselamatkan. ​ Pernyataan Ketua Bawaslu Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda, saat dikonfirmasi, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut kejadian itu sebagai tindakan yang mencederai demokrasi dan upaya intimidasi terhadap lembaga pengawas pemilu.​ "Para pelaku masuk dan merusak ruang kerja saya. Mereka melempar toples makanan, mengacak-acak berkas, dan membuat suasana kantor menjadi kacau. Saya prihatin atas tindakan ini," ujar Dodi. ​ Ia menambahkan bahwa identitas dan motif para pelaku masih belum diketahui. Pihaknya kini tengah fokus menyelesaikan proses pleno rekapitulasi suara PSU, namun tidak menutup kemungkinan akan menempuh jalur hukum atas peristiwa tersebut.​ Tanggapan Kepolisian Kapolres Tasikmalaya, AKBP Moh. Faruk Rozi, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait insiden tersebut dan sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta motif para pelaku. ​(Wartabanjar.com/newstasikmalayacom/Pikiran Rakyat/Rmol/berbagai sumber) editor: nur muhammad