Laga tersebut bisa saja menjadi momentum kebangkitan bagi Macan Kemayoran, terlebih lagi mengingat Persik juga tengah dalam tren negatif.
Tim berjuluk Macan Putih itu tengah dalam masa paceklik kemenangan karena gagal meraih poin penuh dalam 10 laga terakhir mereka. Ezra Walian dan kawan-kawan mencatatkan enam hasil seri dan empat kali kalah dalam 10 pertandingan terakhir.
Kendati demikian, Persija Jakarta juga perlu berjuang lebih keras pada laga pekan ke-29 ini karena absennya beberapa pemain penting. Bomber andalan, Gustavo Almedia, masih harus menepi karena sanksi larangan bermain yang didapatkannya, begitupun dengan bek muda, Muhammad Ferarri yang masih menjalani sanksinya.
Selain karena sanksi, dua pemain Persija Jakarta, yakni Witan Sulaeman dan Rio Fahmi mengalami cedera saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-28 lalu. Diketahui keduanya belum bisa turun di lapangan saat menghadapi Persik Kediri nanti.
Rentetan hasil kurang memuaskan dalam beberapa laga terakhir tak membuat Macan Kemayoran menyerah begitu saja. Carlos Pena tetap optimistis dan berambisi untuk membawa timnya finis sesuai target di empat besar BRI Liga 1 2024/25.
“Tim ini akan terus berjuang di enam laga terakhir. Kami harus menyelesaikan musim ini di posisi terbaik yang bisa kami raih,” tutur Carlos Pena.
“Kami akan memberikan 100 persen usaha kami di setiap pertandingan. Kami tahu target kami empat besar, maka kami akan memperjuangkan itu. Kami akan terus profesional dan berjuang lebih keras agar bisa bagkit dari situasi seperti ini,” tegas pelatih asal Spanyol itu.(atoe)
Editor Restu







