WARTABANJAR.COM - Orangtua bayi enam bulan yang hilang jatuh ke sungai Hadungdung di Aeknabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, masih berupaya menemukan bayinya. Dalam video viral keduanya tampak menaburkan air di jembatan tempat diduga bayinya hilang. Mereka melihat ke arah sungai dan terlihat memfokuskan pandangan. Keterangan video di akun pembaskikehaluanreal tertulis hari ketiga orangtua mencari bayinya yang hilang. Baca Juga Polisi Ungkap Kerugian Kebakaran di Liang Anggang Ditaksir Rp 600 Juta Bayi enam bulan, Aycel Xaviera Pragosta, anak dari pasangan Rio Andre Pragosta, (25) dan Devi Mega Agustina, (24) warga Padangsidimpuan Utara yang menjadi korban kecelakaan minibus di Aeknabara Barumun masih juga belum ditemukan. Kepala BPBD Kabupaten Padang Lawas, Amithadi Nasution, SH melalui sekretaris, Irsan Soleh Lubis, dimana sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (6/4) telah terjadi kecelakaan tunggal menghantam tembok jembatan dan terjun ke sungai Hadungdung di Desa Aeknabara Kecamatan Aeknabara Barumun. Jumlah penumpang minibus 16 orang dewasa ditambah satu anak bayi usia enam bulan, yang hingga saat ini belum ditemukan. Pencarian telah dilakukan tim gabungan, termasuk BPBD Padang Lawas, Basarnas unit Mandailing Natal dibantu masyarakat dan TNI/Polri. Bahkan untuk hari ini sejak pagi tim gabungan telah melakukan penyisiran dari lokasi kejadian menelusuri sungai Hadungdung hingga ke muara bertemu dengan sungai Barumun. Namun bayi enam bulan korban kecelakaan minibus yang hilang, diduga terbawa arus sungai juga masih belum ditemukan. (atoe/berbagai sumber) Editor Restu