Ambisi Marc Marquez Juara MotoGP 2025: Pimpim Tes Pramusim di Sirkuit Buriram
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Marc Marquez, pembalap andalan Ducati Lenovo, memberikan pernyataan mengenai dinamika persaingan musim MotoGP 2025. Penampilan Marquez di atas motor merah Ducati pabrikan ini menjadi sorotan utama setelah ia menyelesaikan tes pramusim dengan impresif di Sirkuit Buriram, Thailand.
Performa Unggul
Marquez berhasil memimpin perolehan waktu tercepat dalam dua hari berturut-turut saat mengikuti tes pramusim terakhir di Buriram, yang juga akan menjadi venue balapan seri pembuka MotoGP Thailand 2025. Meskipun demikian, sang pembalap tetap menyampaikan bahwa situasi dalam tes berbeda jauh dengan kondisi balapan.
"Seperti yang saya katakan, tes berbeda dengan balapan. Pengalaman mengajarkan saya bahwa segalanya bisa berubah pada akhir pekan Grand Prix," ujar Marquez pada konferensi pers, Kamis (27/2/2025) dilansir dari Motorsport.
BACA JUGA:MotoGP 2025 Thailand: Daftar Pebalap & Tim Unggulan Berlaga di Sirkuit Buriram
Persaingan Sengit dengan Rekan Setim
Dalam konteks persaingan, Marquez mengungkapkan bahwa lawan yang perlu diatasi adalah rekan setimnya, Francesco Bagnaia alias Pecco. Bagnaia yang telah meraih dua gelar juara dan dua kali runner-up dalam empat musim pertamanya bersama Ducati Lenovo menjadi pesaing berat.
"Salah satu rival yang harus dikalahkan adalah Pecco. Dia sangat konsisten dengan dua kali juara dan dua kali runner-up di klasemen akhir," terang Marquez.
Marquez juga menyoroti peran barunya di Ducati setelah sebelumnya menjadi pembalap berpengalaman di Honda. Menurutnya, kehadiran pembalap-pembalap muda seperti Jorge Lorenzo, Joan Mir, dan Pol Espargaro membawa tantangan tersendiri.
"Sekarang saya yang datang dan harus belajar. Pecco memiliki banyak pengalaman, dan saya harus mengambil pelajaran darinya," tambahnya.
Ambisi dan Target Pribadi
Selain berharap dapat berbagi podium bersama Bagnaia, Marquez menegaskan bahwa berbagi podium tidak sama dengan mengalahkan ambisinya. Pembalap berusia 32 tahun ini memiliki target jelas untuk menjuarai MotoGP 2025.
"Saya berharap bisa berbagi banyak podium dengan Pecco tahun ini, karena kami harus mewarnai kejuaraan dengan warna merah. Saya akan mengincar 93 poin dan dia, pastinya, 63 poin. Namun, di MotoGP, semua orang sangat cepat," pungkasnya.
Marquez menambahkan bahwa jika ekspektasi 1-2 tiap akhir pekan terlalu tinggi, maka dinamika balapan akan menampilkan banyak pertarungan sengit dengan keterlibatan sejumlah pembalap cepat.
"Saya merasa siap untuk bertarung memperebutkan gelar juara. Musim ini sangat panjang dan segalanya masih bisa berubah," jelasnya.
Mengutip pengalaman masa lalunya, Marquez mengenang musim 2013 di mana ia awalnya merasa belum siap namun akhirnya berhasil meraih kemenangan, terutama setelah tampil impresif di pramusim dan di trek yang sulit seperti di Malaysia.
Dengan pernyataan ini, Marc Marquez menegaskan komitmennya untuk terus belajar, beradaptasi, dan memberikan yang terbaik demi meraih gelar juara MotoGP 2025 bersama Ducati Lenovo.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad