WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) kembali membuktikan kreativitasnya dalam mengolah bahan-bahan alami menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomis. Dalam pertemuan rutin bulanan yang digelar pada Selasa (21/1/2024) di Batulicin, anggota DWP Tanbu memanfaatkan rumput liar dan sisik ikan untuk membuat produk kerajinan yang tak hanya estetis, tetapi juga bermanfaat secara ekonomi. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas anggota DWP Tanbu, terutama dalam mengasah keterampilan membuat kerajinan tangan. Pelatihan ini dipandu oleh Unit DWP Badan Pemasyarakatan (Bapas) Batulicin, yang memberikan pengetahuan tentang cara mengolah bahan-bahan tersebut menjadi produk yang menarik dan bernilai jual. "Kami berharap setiap anggota DWP Tanbu dapat mengembangkan keterampilan, tidak hanya dalam memasak, tetapi juga dalam menciptakan kerajinan yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga," ujar Ketua DWP Tanbu, Ny. Hj. Hasnah Mashude Ambo Sakka. BACA JUGA:DWP Tanbu Gelar Pertemuan Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Hj. Masitah Eryanto Rais, Ketua Bidang Ekonomi DWP Tanbu, menjelaskan bahwa tema pertemuan kali ini adalah "Menciptakan Kemandirian Ekonomi dan Memberikan Kontribusi Positif Terhadap Lingkungan." Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk pemberdayaan yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi lokal secara lebih optimal. "Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturrahmi antar anggota, tetapi juga mendorong kreativitas dan inovasi yang dapat berdampak positif bagi ekonomi dan lingkungan sekitar," tambah Hj. Masitah. Dalam kegiatan pembuatan kerajinan tangan dari rumput liar dan sisik ikan, Noor Hasanah dari DWP Lapas Batulicin menjadi pemandu utama. Noor Hasanah dikenal sebagai sosok yang memiliki jiwa seni tinggi, dan karya kerajinan tangannya sering dipamerkan hingga tingkat nasional. Dengan keahliannya, dia mengajarkan cara-cara kreatif untuk memanfaatkan bahan yang sering dianggap tidak berguna, seperti rumput liar dan sisik ikan, menjadi barang-barang bernilai tinggi. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan anggota DWP Tanbu, tetapi juga memberi mereka keterampilan baru yang dapat dijadikan peluang usaha di masa depan. (*/mctanbu/ddi) editor: nur muhammad