“Ini adalah bencana alam terburuk dalam sejarah Amerika Serikat,” kata Gubernur California, Gavin Newsom.
5. Kerugian Capai Rp 2.448 Triliun
Layanan prakiraan cuaca AccuWeather memperkirakan total kerugian mencapai 150 miliar dolar AS (sekitar Rp 2.448 triliun), mencakup kerusakan properti, kerugian ekonomi, dan biaya pemadaman kebakaran.
6. Penjarahan di Tengah Bencana
Di tengah tragedi, penjarahan justru marak terjadi di zona evakuasi. Sebanyak 29 pelaku ditangkap, dua di antaranya menyamar sebagai petugas pemadam kebakaran untuk mencuri. Untuk mencegah kejadian serupa, 1.000 anggota Garda Nasional telah dikerahkan.
7. Upaya Pemadaman Besar-Besaran
Sebanyak 14.000 petugas pemadam kebakaran dengan 84 pesawat dan 1.354 truk dikerahkan untuk memadamkan api. Mereka bahkan menggunakan air dari Samudera Pasifik yang dicampur bahan kimia untuk menekan laju penyebaran api.
“Kami siap menghadapi tantangan angin kencang,” kata Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles, Anthony C Marrone.
Tragedi ini menjadi pengingat akan betapa besarnya dampak bencana alam, yang tak hanya merenggut nyawa tetapi juga meluluhlantakkan kehidupan ribuan orang. Los Angeles kini tengah berjuang untuk bangkit dari kehancuran yang luar biasa.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor : nur muhammad