WARTABANJAR.COM, LAMPUNG – Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bakauheni menciptakan keributan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Jumat (3/12/2024) dini hari. Pelaku nekat menodongkan senjata api (senpi) ke petugas parkir hanya karena menolak membayar tarif parkir sebesar Rp41 ribu.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, menjelaskan insiden bermula saat pelaku yang mengendarai mobil berpelat BE 1563 ALG hendak keluar dari area pelabuhan.
BACA JUGA:Pemain Napoli Dirampok Usai Pertandingan, Kaca Mobil Dipecah dan Ditodong Senjata
“Pelaku marah ketika diminta membayar tarif parkir Rp41.000 dan langsung mengaku sebagai pegawai Kesyahbandaran,” ujar AKBP Yusriandi dalam keterangan yang diunggah di akun Instagram @medsos_rame, Sabtu (4/1/2025).
Aksi Brutal Oknum PNS
Pelaku tak hanya memarahi petugas, tetapi juga mengancam akan menabrak jika gerbang tidak segera dibuka. Situasi memanas ketika pelaku mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke kepala petugas parkir.
“Tak cukup dengan ancaman, pelaku bahkan sempat melepaskan satu tembakan, meski beruntung tidak mengenai korban,” ungkap Kapolres.
Pihak kepolisian telah mengamankan pelaku dan akan memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku. “Tindakan ini sangat tidak dibenarkan dan pelaku akan dimintai pertanggungjawaban,” tegas AKBP Yusriandi.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad