Tim Induk Sekumpul Ingatkan Jemaah yang Akan Menghadiri Kegiatan pada 5 Rajab 1446 H
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan haul ulama kharismatik KH Zaini Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul selalu ditunggu jemaah.
Kegiatan haul sendiri dirangkai dengan majelis yang biasa diadakan pada malam Senin di Mushala Arraudhah Sekumpul.
Setiap tahun, pelaksanaan jatuh pada 5 Rajab tahun Hijriyah, dan pada 1446 HÂ merupakan yang ke-20 tahun peringatan wafatnya Abah Guru Sekumpul, atau diperkirakan sekitar awal Januari 2025.
Menjelang pelaksanaan kegiatan 5 Rajab 1446 H, pihak pelaksana melalui Tim Induk Sekumpul menyampaikan imbauan kepada berbagai pihak, di antaranya kepada jemaah.
"Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan agar bisa mempersiapkan diri baik untuk diri sendiri ataupun kelengkapan yang perlu dibawa," tulis Tim Induk Sekumpul melalui akun resminya di laman Instagram.
Baca juga:Jelang Pelaksanaan Haul Ke-20 Abah Guru, Ini 9 Poin Imbauan untuk Warga Sekitar Sekumpul, Martapura dan Banjarbaru
Tim Induk Sekumpul menyampaikan imbauan, jemaah diminta untuk selalu mengikuti arahan relawan dan aparat yang bertugas.
Jemaah juga diminta untuk tidak memaksakan diri berangkat jika situasi dan kondisi tidak memungkinkan.
Tim Induk Sekumpul, mengimbau jemaah yang mempunyai riwayat penyakit agar membawa obat yang diperlukan dan disarankan mencari lokasi yang dekat dengan posko kesehatan untuk berjaga-jaga.
Bagi yang membawa anak-anak atau orang tua lanjut usia diminta untuk mempersiapkan tanda pengenal yang disertai nomor telepon. Tanda pengenal tersebut agar digantung di leher atau disisipkan dalam kantong baju anak maupun orang tua bersangkutan, sehingga memudahkan apabila terpisah dari rombongan.
Tim Induk Sekumpul juga mengingatkan kepada jemaah pada saat kegiatan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya dan jangan meninggalkan sampai setelah acara selesai.
"Datang barasih, bulik barasih," imbau Tim Induk Sekumpul.
Tim Induk Sekumpul mengharapkan jemaah selalu menumbuhkan kepedulian kepada sesama jemaah dengan menjaga kekhusyukan kegiatan, tidak merokok di area kegiatan dan kerumunan jemaah.
Bagi jemaah yang tempat tinggalnya dekat seperti di wilayah Kota Banjarbaru dan Martapura, diimbau agar berjalan kaki menuju lokasi untuk menghindari kemacetan, selai itu pertimbangan terbatasnya lahan parkir. (ahmad raihan)
Editor: Erna Djedi