PSU Serentak di 22 Provinsi: KPU Diminta Genjot Partisipasi Pemilih, Bagaimana Strateginya?

“Sosialisasi harus sesuai dengan karakteristik masyarakat di tiap daerah. KPU daerah tentu lebih memahami kondisi lapangan,” ujarnya.

Setelah seluruh rangkaian Pilkada Serentak 2024 selesai, Toha menyebut bahwa Komisi II DPR akan mengundang KPU dan penyelenggara pemilu lainnya untuk mengevaluasi pelaksanaan pilkada.

BACA JUGA:Hasil Rapat Pleno KPU: Lisa Halaby-Wartono & Muhidin-Hasnuryadi Pemenang Pilkada di Banjarbaru 2024

“Kami ingin mengetahui akar penyebab rendahnya partisipasi dan solusi untuk memperbaiki pilkada di masa depan,” tutupnya.

Dengan PSU, PSL, dan PSS di depan mata, KPU harus membuktikan kesiapannya dalam menjaga kredibilitas dan memastikan demokrasi berjalan baik. Akankah strategi ini berhasil? Publik menanti gebrakan KPU dalam menjawab tantangan besar ini.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: nur muhammad

Baca Juga :   Waspada! Kopi Stamina Pria Ilegal Asal Malaysia Bebas Dijual di Tarakan, Terbukti Mengandung BKO Berbahaya

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca