WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga ahli konstruksi di Kalimantan Selatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Bidang Bina Konstruksi mengadakan sertifikasi tenaga kerja Konstruksi kualifikasi ahli di Aula Kantor Banjarbaru.
Kerjasama antara Dinas PUPR Kalsel dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Astekindo dan LSP Gataki diikuti 27 peserta dalam sertifikasi bidang teknik sipil dan manajemen.
Plh Kadis PUPR Kalsel, Andri Fadli melalui Kabid Bina Konstruksi, Mustajab mengatakan pentingnya kegiatan sertifikasi ini sebagai langkah lanjutan dari program sebelumnya.
“Dengan 27 peserta yang mengikuti sertifikasi, program ini mencakup berbagai jabatan kerja dalam konstruksi seperti bangunan gedung, jalan, jembatan, K3, dan manajemen konstruksi,” kata Mustajab diruang kerjanya, Banjarbaru, Kamis (14/11/2024).
Ia mengatakan kegiatan sertifikasi ini bukan hanya sekedar formalitas, melainkan sebuah kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang No. 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi. Melalui peraturan pelaksanaan yang mengatur mengenai sertifikasi, baik badan usaha maupun pekerja konstruksi harus memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.
“Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan akan terjadi peningkatan jumlah tenaga ahli konstruksi yang berkualitas di Kalsel,” ungkapnya.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan standar industri konstruksi dan keselamatan kerja. Sertifikasi yang diperoleh oleh peserta akan menjadi modal utama dalam mendukung kemampuan dan legalitas kerja mereka di sektor konstruksi,” ungkapnya.