Natthapak mengatakan dia sebelumnya telah menghubungi pemerintah untuk mencari tempat perlindungan sementara bagi reptil tersebut, namun ditolak karena ukuran buaya yang besar.
“Ini bisa menjadi pembelajaran tentang cara menangani hewan berbahaya saat terjadi bencana alam,” kata Dr Patarapol kepada AFP.(pwk)
Editor: purwoko