WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mencatatkan penjualan bersih Rp 23,19 triliun.
Penjualan itu meningkat 7% secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 21,66 triliun.
Direktur Utama Antam, Nico Kanter di acara Public Expose Live 2024 di Jakarta, Selasa (27/8/2024) kemarin mengatakan kontribusi penjualan didominasi domestik yang mencapai Rp 21,12 triliun atau setara 91% dari total penjualan bersih Antam pada semester I 2024.
Posisi keuangan perusahaan, sambungnya, light balance sheet, strong cash position, dan low leverage pada semester I 2024.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Arianto Sabtonugroho Rudjito menambahkan pendapatan kotor (top line) Antam pada semester I 2024 ini tumbuh hingga 7% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2023 lalu.
Penyebabnya adalah kenaikan penjualan volume emas hingga 18% pada semester I 2024, ditopang juga oleh peningkatan harga jual rata-rata emas sebesar 14%.
BACA JUGA: Warga Bincau Ditemukan Tewas Gantung Diri
“Dari sisi top line penjualan pada semester pertama 2024 terdapat peningkatan penjualan sebesar 7%,” ujarnya.
Di segi segmen emas, menyumbang hampir 80% dari komposisi pendapatan perseroan pada semester I 2024.
Selain itu, kenaikan harga pokok penjualan perusahaan atau cost of good sold (COGS) disebabkan pembelian bahan baku emas meningkat dan penguatan nilai tukar dolar.
Meski demikian, terdapat penurunan biaya bahan bakar mencapai 25% sehingga Antam berhasil mencatat laba kotor dan EBITDA tetap positif. (berbagai sumber)