WARTABANJAR.COM - Fashion stylist, Wanda Hara diduga mengenakan hijab dan cadar saat menghadiri kajian Ustaz Hanan Attaki. Hal ini diketahui dari unggahan username @lalalalqui membagikan foto yang diduga menunjukkan Wanda Hara mengenakan hijab dan cadar. Secara resmi pihak panitia acara tausiah Ustadz Hanan Attaki mengungkapkan tidak mengetahui perihal sosok dibalik cadar usai viral. Baca Juga Breaking News Kebakaran SDN Melayu 5 Banjarmasin  Melalui unggahan akun ayah_amanah, pihak panitia secara resmi mengungkapkan permohonan maaf. "Menanggapi yang sedang viral, mohon maaf ketika acara berlangsung, kami sebagai panitia & Ustadz Hannan Attaki tidak mengetahui siapa yang ada dibalik cadar, kami baru tahu jika sosok tersebut adalah laki-laki setelah viral." Seperti diketahui Wanda Hara sebenarnya adalah seorang pria. Bahkan, dalam cuitannya, pemilik akun tersebut juga menyinggung teman-teman Wanda Hara yang tidak memberinya peringatan terlebih dahulu. "Kalian tau wandahara kan? Ini beneran enggak ada otak. Dia datang ke pengajian ustaz Hanan Attaki woi, tetapi pakai cadar. Enggak punya otak. Dari pada memaksakan, bagusnya lu enggak usah ikut. Sorry to say, circle dia pun ngapain mewajarkan hal ini??? Gila lu semua," tulisn akun @lalalalqui, dikutip Minggu (21/7/2024). Dari unggahan story Wanda Hara, terlihat dia membagikan video dari acara kajian tersebut yang dihadirinya bersama teman-teman dari kalangan artis. Meskipun tidak ada foto yang menampilkan penampilannya yang sebenarnya saat cara kajian tersebut. Sementara itu, dalam unggahan adik Raffi Ahmad, Syahnaz, terlihat ada seorang wanita yang mengenakan cadar yang diduga sebagai Wanda Hara. Dalam unggahan tersebut, mereka menghadiri kajian bersama Nagita Slavina, Gya Shadiqah, Shandy Purnamasari, dan lainnya. Akun @lalalalqui mengungkapkan kekecewaannya karena merasa tidak pantas apabila seseorang, terutama bukan wanita, menggunakan cadar sembarangan. Menurutnya, hal tersebut seolah-olah mempermainkan cadar yang menjadi salah satu pakaian yang banyak dikenakan oleh muslimah. "Gua marah lihat ini karena jadinya semena-mena sama cadar. Kalau semakin lama hal kaya gini diwajarkan, takutnya banyak pihak-pihak lain yang melakukan hal serupa. Daripada memaksakan lebih baik tidak usah ikut masuk ke pengajiannya. Tidak semua hal lah dapat dimaklumkan," tuturnya.(berbagai sumber) Editor Restu