Jembatan di Tiongkok Ambruk, 20 Mobil Hanyut dan 30 Orang Masih Hilang

“Sebuah truk di depan saya tidak berhenti dan jatuh ke air,” kata saksi bermarga Meng itu.

Presiden Tiongkok Xi Jinping mendesak upaya sekuat tenaga untuk menemukan para korban yang masih hilang.

Diketahui sebagian besar wilayah Tiongkok bagian utara dan tengah telah dilanda hujan sejak tanggal 16 Juli lalu yang menyebabkan banjir dan kerusakan parah sejumlah wilayah.

Baca juga:Penampakan Buaya di Sungai Barito Menuju Jembatan Rumpiang

Pada 19 Juli, media pemerintah melaporkan sedikitnya lima orang tewas dan delapan hilang setelah hujan deras turun hingga memicu banjir dan tanah longsor di kota Baoji, Shaanxi.

Televisi pemerintah menyiarkan gambar lingkungan yang terendam air berlumpur, dengan ekskavator dan warga berusaha membersihkan kerusakan.

Provinsi semi-gurun Gansu, yang bertetangga dengan Shaanxi, dan Henan di Tiongkok tengah juga dilanda hujan lebat pada minggu ini.(pwk)

Editor: purwoko