WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Jimat Argentina Lionel Messi mencapai tonggak sejarah baru dalam mencetak gol ketika juara bertahan Copa America mengalahkan Kanada 2-0 dalam pertandingan semifinal Copa America 2024, Rabu (10/7/2024) pagi. Penyerang Inter Miami ini gagal mencetak gol dalam empat pertandingan pembuka La Albiceleste di turnamen tersebut. Ia pun dicadangkan untuk pertandingan terakhir grup melawan Peru di tengah kekhawatiran atas kebugarannya. Baca juga:Messi Siap Saingi Batistuta di Copa America 2024: Inilah Prediksi Line Up Lawan Kanada Messi kemudian bermain penuh 90 menit melawan Ekuador di babak 16 besar, seiring pencapaian Argentina yang lolos ke babak sistem gugur saat itu. Sayang di laga tersebut pemenang Ballon d'Or delapan kali itu juga gagal mengeksekusi penalti dalam drama adu penalti. Secara mengejutkan ia tetap mempertahankan tempatnya di starting XI untuk semifinal menghadapai Kanada. Penampilannya jauh dari grafik sebelumnya. Pasukan Lionel Scaloni hanya membutuhkan waktu 22 menit untuk mencetak gol di Stadion MetLife, ketika Julian Alvarez memanfaatkan umpan Rodrigo de Paul dan mencetak gol melewati Maxime Crepeau. Dengan enam menit bermain di babak kedua, sang juara bertahan menggandakan keunggulan mereka melalui kapten Messi. Gol pemain berusia 37 tahun itu memang termsuk salah satu gol paling konvensional yang pernah ia cetak dalam kariernya. Gol itu sekaligus mengangkat dirinya menjadi pencetak gol terbanyak di timnya. Ceritanya, gelandang Chelsea Enzo Fernandez awalnya melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti, dan masuk ke gawang melalui umpan Messi. Bersaing dengan Ronaldo Dengan melakukan hal tersebut, mantan penyerang Paris Saint-Germain dan Barcelona itu mencetak gol ke-109 untuk Argentina, membuatnya menyalip pemain Iran Ali Daei sebagai pencetak gol tertinggi kedua dalam sejarah sepak bola internasional. Messi telah melampaui Daei hanya sebulan setelah menyamai rekornya yaitu 108 gol dalam kemenangan persahabatan atas Guatemala pada bulan Juni. Meskipun demikian ia masih jauh dari menyamai atau memecahkan rekor sepanjang masa yang dibuat oleh Cristiano Ronaldo. Saingan lama Messi di lapangan itu telah mencetak 130 gol untuk Portugal, yang berarti bahwa pemain Argentina itu membutuhkan 21 gol lagi untuk negaranya untuk menyamai Ronaldo, yang gagal mencetak gol satu kali pun di Euro 2024 kecuali adu penalti. Namun, kedua pemain tersebut masih kalah dengan prestasi Christine Sinclair dari Kanada, yang merupakan pencetak gol internasional tertinggi dalam sepak bola pria atau wanita dengan 190 gol dalam 328 pertandingan. Banyak yang memperkirakan Ronaldo akan mengakhiri karir internasionalnya setelah gagal di Euro 2024, tetapi pemain berusia 39 tahun itu mengisyaratkan bahwa ia ingin terus bermain di Portugal untuk waktu yang lebih lama. Baca juga:Ikuti Jejak Sang Ayah, Mateo Messi Sudah Cetak 10 Gol di Akademi Apakah hal itu akan berlanjut hingga penampilannya di Piala Dunia 2026 masih harus dilihat, tetapi Messi diperkirakan masih akan tampil pada saat turnamen bergulir lagi. Oleh karena itu, pemain berusia 37 tahun itu masih memiliki banyak waktu untuk mendekati angka 130 Ronaldo – kecuali penyerang Al-Nassr itu menunda pensiun internasionalnya dan memperpanjang rekornya. Tetapi Messi mengakui setelah mengalahkan Kanada di Copa America ini bahwa waktunya juga hampir berakhir. "Saya sadar ini adalah beberapa pertarungan terakhir, itulah sebabnya saya sangat menikmatinya. Mari kita nikmati semua yang kita jalani dan nikmati sebagai tim nasional. Tidak mudah untuk mencapai final lagi," kata Messi kepada wartawan. Ia pun menekankan perlunya keseriusan untuk mencapai juara. “Kami harus mengambil keuntungan karena ini bukan sesuatu yang mudah. ​​Ini adalah beberapa pertarungan terakhir saya dan saya harus menikmatinya.” Argentina akan menghadapi Uruguay atau Kolombia di final Copa America 2024, yang berlangsung pada hari Sabtu di Stadion Hard Rock di Florida.(pwk) Editor: purwoko