WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Belanda telah siap-siap tampil di semifinal Euro 2024 menghadapi Inggris. Belanda melaju ke empat besar berkat kemenangan 2-1 atas Turki di perempat final Euro 2024 pada Sabtu malam. Inggris menjadi semifinalis ketiga di Kejuaraan Eropa musim panas ini setelah mengalahkan Swiss melalui adu penalti dengan skor 5-3. The Three Lions akan menghadapi tim Ronald Koeman dalam pertarungan empat besar hari Rabu, saat Belanda mencatatkan kemenangan tipis atas Turki. Baca juga:Hasil Euro 2024 Inggris Lolos Semifinal: Saka Jadi Bintang Lapangan Arda Guler memberikan umpan kepada Samet Akaydin untuk gol pertama malan itu pada menit ke-35. Dengan umpan indah dari penyerang Real Madrid tersebut, bola mulus disundul ke dalam gawang. Namun, Stefan de Vrij menyamakan skor pada menit ke-70 melalui sundulan kerasnya sebelum Mert Muldur mencetak gol bunuh diri di bawah tekanan Cody Gakpo untuk membawa Belanda menang. Belanda menjadi semifinalis untuk pertama kalinya sejak 2004, dan mereka mengejar gelar Kejuaraan Eropa kedua setelah juara pada tahun 1988. Secara keseluruhan kini hanya tinggal empat tim yang tersisa di Euro 2024. Spanyol menghadapi Prancis di semifinal pertama pada hari Selasa, sebelum Belanda berhadapan dengan Inggris satu hari kemudian. Siapa yang bakal melaju ke final, ada baiknya kita nantikan pertandingannya pekan besok.  Sengit Sepanjang Laga Real Madrid hanya membayar €17,5 juta (£14,8 juta) untuk Guler musim panas lalu, setelah mengaktifkan klausul pelepasannya di Fenerbahce. Tetapi dia hanya menjadi starter dalam lima pertandingan untuk Los Blancos selama musim 2023-24. Memang benar, Real Madrid bukanlah tim yang paling mudah untuk ditembus, namun Carlo Ancelotti mungkin tidak akan bisa mengabaikannya musim depan, terutama mengingat ia berhasil mencetak enam gol dalam empat penampilan sebagai starter di La Liga musim lalu. Perannya di tim Turki juga menonjol. Umpan Guler untuk gol pembuka Turki benar-benar sensasional,kemudian upayanya sempat membentur tiang dengan tendangan bebas brilian di babak kedua. Baca juga:Prediksi Skor Inggris vs Swiss dan Belanda vs Turki, Perempat Final Euro 2024 Malam Ini Pemain berusia 19 tahun itu berhasil mencetak satu gol dan dua assist di Euro 2024. Penampilannya pada hari Sabtu tidak boleh diabaikan meskipun Belanda yang keluar sebagai pemenang. Tekanan semakin besar bagi Belanda, hingga para pemain bereaksi keras atas ketertinggalannya. Gol penyama kedudukan pun datang. De Vrij melompat tinggi di dalam kotak penalti dan menyundul bola ke gawang. Kebangkitan kembali terjadi pada menit ke-76. Muldur berusaha menghadang serangan, namun jstru membelokkan umpan silang mendatar dari Dumfries ke gawangnya sendiri. Belanda membutuhkan kiper dengan performa terbaiknya di tahap akhir. Terbukti Bart Verbruggen melakukan beberapa penyelamatan mengesankan, saat Turki berusaha mati-matian untuk menyamakan kedudukan. Bahkan Turki pasti berpikir bahwa mereka telah menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu, ketika Semih Kilicsoy menerima umpan silang dari kiri, namun Verbruggen mampu melakukan penyelamatan luar biasa. Pemain berusia 21 tahun itu entah bagaimana berhasil menghalangi bola untuk menggagalkannya. Itu adalah momen yang menentukan dalam laga ini, dengan upaya Turki yang terlambat itu. Secara keseluruhan Turki melakukan 15 percobaan sedangkan Belanda 11 kali. Belanda berhak melaju ke semifinal berkat kemenangan 2-1 itu, dan akan bertemu Inggris pada Rabu malam. Jelang semifinal Belanda vs Inggris The Three Lions jauh dari meyakinkan musim panas ini. Inggris membutuhkan adu penalti untuk mengalahkan Swiss di perempat final. Dengan performa yang ada saat ini, diperkirakan Belanda menyambut gembira peluang mereka untuk melaju, termasuk memberi masalah bagi tim asuhan Gareth Southgate. Sedangkan bagi Turki, fokus mereka akan segera beralih ke pertandingan UEFA Nations League, dimana pertandingan pembukaan akan berlangsung melawan Wales pada 6 September. Baca juga:Cek Prediksi Skor dan Rekor Belanda vs Turki, Oranje Diuntungkan Menuju Final Euro 2024 Montella mempunyai kontrak untuk tetap menjadi pelatih hingga Juli 2006, dan pelatih berusia 50 tahun itu dipastikan mampu memimpin skuad muda berbakat ke turnamen-turnamen mendatang.(pwk) Editor: purwoko