Hasil Euro 2024 Belanda Menang Tipis, Senang Jumpa Inggris di Semifinal

Pemain berusia 19 tahun itu berhasil mencetak satu gol dan dua assist di Euro 2024. Penampilannya pada hari Sabtu tidak boleh diabaikan meskipun Belanda yang keluar sebagai pemenang.

Tekanan semakin besar bagi Belanda, hingga para pemain bereaksi keras atas ketertinggalannya. Gol penyama kedudukan pun datang. De Vrij melompat tinggi di dalam kotak penalti dan menyundul bola ke gawang.

Kebangkitan kembali terjadi pada menit ke-76. Muldur berusaha menghadang serangan, namun jstru membelokkan umpan silang mendatar dari Dumfries ke gawangnya sendiri.

Belanda membutuhkan kiper dengan performa terbaiknya di tahap akhir. Terbukti Bart Verbruggen melakukan beberapa penyelamatan mengesankan, saat Turki berusaha mati-matian untuk menyamakan kedudukan.

Bahkan Turki pasti berpikir bahwa mereka telah menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu, ketika Semih Kilicsoy menerima umpan silang dari kiri, namun Verbruggen mampu melakukan penyelamatan luar biasa.

Pemain berusia 21 tahun itu entah bagaimana berhasil menghalangi bola untuk menggagalkannya. Itu adalah momen yang menentukan dalam laga ini, dengan upaya Turki yang terlambat itu.

Secara keseluruhan Turki melakukan 15 percobaan sedangkan Belanda 11 kali. Belanda berhak melaju ke semifinal berkat kemenangan 2-1 itu, dan akan bertemu Inggris pada Rabu malam.

Jelang semifinal Belanda vs Inggris

The Three Lions jauh dari meyakinkan musim panas ini. Inggris membutuhkan adu penalti untuk mengalahkan Swiss di perempat final.

Dengan performa yang ada saat ini, diperkirakan Belanda menyambut gembira peluang mereka untuk melaju, termasuk memberi masalah bagi tim asuhan Gareth Southgate.

Sedangkan bagi Turki, fokus mereka akan segera beralih ke pertandingan UEFA Nations League, dimana pertandingan pembukaan akan berlangsung melawan Wales pada 6 September.

Baca juga:Cek Prediksi Skor dan Rekor Belanda vs Turki, Oranje Diuntungkan Menuju Final Euro 2024

Montella mempunyai kontrak untuk tetap menjadi pelatih hingga Juli 2006, dan pelatih berusia 50 tahun itu dipastikan mampu memimpin skuad muda berbakat ke turnamen-turnamen mendatang.(pwk)

Editor: purwoko