Perundungan di Siring Kemuning, DP3AMP2KB Banjarbaru Dampingi Adik Korban
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Pasca perundungan di Siring Kemuning Banjarbaru, perempuan yang menjadi korban telah mendapatkan pendampingan psikologis dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Kota Banjarbaru.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas DP3AMP2KB Banjarbaru, Rahmah Khairita mengatakan, korban mengalami luka lebam. Untuk psikologisnya juga masih dikatakan normal sesuai hasil konseling pasca kejadian.
Namun, lanjut Rahmah, anak kecil yang turut menyaksikan kejadian tersebut masih mengalami trauma. Karena itulah dibutuhkan pendampingan oleh psikolog.
Baca juga: Ronaldo Berniat Pensiun dari Tim Portugal? Martinez Beri Tanggapan Begini
"Sementara adik korban yang melihat langsung kejadian itu, mengalami trauma atau shock, jadi kita perlu melakukan konseling secara berkala," ujarnya pada wartawan termasuk Wartabanjar.com, Sabtu (06/07/2024) sore.
Selain pendampingan psikologis, DP3AMP2KB Banjarbaru juga melakukan pendampingan selama proses hukum berjalan, baik kepada tersangka maupun korban.
"Untuk korban kita bantu melengkapi berkas perkara dan untuk tersangka kita bantu pendampingan saat berita acara pemeriksaan (BAP)," tambahnya.
Baca juga: Puluhan Delegasi Asia Afrika Dipastikan Hadiri AAF 2024
Pihaknya akan terus melakukan pendampingan terhadap korban dan adiknya sampai kondisi keduanya pulih dan normal secara fisik dan psikis.
Sebelumnya, beredar video perundungan di jagat media sosial di Banjarbaru. Perundungan itu terjadi di Jalan Sirih Kemuning dimana korban yang berbaju hitam mengalami penganiayaan di tempat umum oleh dua orang perempuan.
Dalam rekaman tersebut, korban yang sempat berjongkok di hadapan pelaku mendapat pukulan menggunakan helm yang dibawa salah satu pelaku. Bukan hanya itu, korban juga menerima pukulan dan rambutnya dijambak sekencang-kencangnya oleh pelaku.
Baca juga: Prediksi Skor Inggris vs Swiss dan Belanda vs Turki, Perempat Final Euro 2024 Malam Ini
Sementara seorang laki-laki merekam kejadian tersebut sambil memprovokasi keduanya. Tak dihiraukan anak kecil yang bersama korban berusaha menolongnya. Mereka terus menghajar korban secara membabibuta hingga sejumlah warga menghampiri dan melerai mereka. (nurul octaviani)
Editor: Sidik Purwoko