Insiden Penguntitan Jampidsus Oleh Densus 88, Menko Polhukam: Fokus Tupoksi!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Insiden penguntitan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) oleh Detasemen Khusus 88 Anti-Teror (Densus 88) Polri makin melebar. Karena itulah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto mengingatkan kedua institusi hukum tersebut untuk fokus mengerjakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
Menko menjelaskan, sikap itu penting karena dua lembaga itu bertugas memastikan sistem peradilan pidana atau criminal justice system di Indonesia tetap tegak dan berjalan.
“Saya pun sudah berbicara dengan kedua pimpinan ini dan tetap fokus pada pelaksanaan tugas sesuai dengan tugasnya masing-masing,” kata Hadi Tjahjanto menjawab pertanyaan wartawan di sela kegiatannya di Jakarta, Selasa (28/05/2024).
Baca juga: Beli Elpiji 3Kg Per Juni Wajib Pakai Syarat KTP? Gak Bahaya Ta?
Kabar miring hubungan Polri dan Kejagung menjadi sorotan masyarakat pasca kabar Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah dikuntit beberapa anggota Densus 88 Polri. Apalagi Jaksa Agung Dr Burhanuddin, SH, MH sampai merotasi Febrie menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta pasca kejadian itu.
Menko Hadi menyebut, kabar itu masih didalami karena saat ini masih simpang siur. Terlepas isu tersebut, Hadi meyakini pimpinan dari dua lembaga masih menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan.
“Kedua pimpinan institusi itu sampai sekarang masih menjalankan fungsinya masing-masing, dan situasinya juga aman terkendali. Komunikasi juga baik,” kata Hadi seperti dikutip Wartabanjar.com.
Baca juga: Bupati Abdul Hadi Apresiasi Atlet Balangan Sukses Raih 14 Medali di Kejurnas ASKI
Dia juga menilai pimpinan Polri dan Kejaksaan Agung juga terus berupaya menjaga marwah lembaganya masing-masing.
“Tetap saling menguatkan, saling mengisi antara kedua institusi tersebut, karena tugasnya adalah criminal justice system. Itu tetap harus terjaga,” sambung dia.
Jika pun ada masalah, Menko Hadi yakin kedua lembaga dapat segera menyelesaikannya.
Baca juga: Pertama Kali Uni Eropa Ikut Bahas Sanksi Untuk Israel
“Mudah-mudahan ke depan ini semuanya harus berjalan dengan baik. Kita lihat nanti hasil pendalamannya,” kata Menko Polhukam RI.
Seperti diketahui, kabar Jampidsus diikuti sejumlah anggota Detasemen Khusus Anti-Teror Polri (Densus 88) di sebuah restoran di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu menjadi sorotan masyarakat. Namun sampai hari ini, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung belum memberikan penjelasannya.
Walaupun demikian, keduanya terlihat bersama-sama menghadiri acara peluncuran Government Technology (GovTech) pada acara Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Summit 2024 di Istana Negara. Namun Kapolri dan Jaksa Agung masih bungkam saat ditanya wartawan soal peristiwa itu.
Baca juga: Pemerintah Jamin Transaksi Tol Nirsentuh Tak Pengaruhi Tarifnya
Jaksa Agung dan Kapolri, selepas acara itu, terlihat akrab dengan berjabat tangan, dan berfoto bersama. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko