Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial mengirim bantuan logistik terutama bahan pangan untuk membantu meringankan beban masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu yang terdampak banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kaltim Agus Tianur di Samarinda mengatakan kapal carteran berangkat ke Mahakam Ulu dari Samarinda dengan membawa berbagai jenis bahan pangan seperti beras, mi instan, telur, bahan pangan dalam kaleng, dan lainnya.
Bahan pangan yang dikirim hari ini, Kamis (16/5/2024) akan sampai di Ujoh Bilang, Ibu Kota Kabupaten Mahakam Ulu, dua hari lagi atau pada Sabtu (18/5/2024) pagi, karena akses ke daerah itu memang harus menggunakan jalur sungai yakni Sungai Mahakam.
Kecuali untuk obat-obatan, pihaknya akan mengirim menggunakan jalur darat dari Samarinda ke Kabupaten Kutai Barat, namun dari Kutai Barat tetap harus pindah transportasi ke jalur sungai yakni melanjutkan perjalanan menggunakan kapal cepat untuk sampai ke Ujoh Bilang.
"Sebelum kejadian banjir, kami juga sudah menyuplai bahan pokok ke Mahakam Ulu, termasuk ke Kutai Barat. Sedangkan pengiriman logistik hari ini karena keadaan darurat yang memang harus kami lakukan penanganan untuk warga terdampak," katanya.
Banjir di Mahakam Ulu, lanjutnya, memang lumrah terjadi saat curah hujan tinggi dengan durasi lama.
Walau demikian, banjir yang terjadi kali ini perlu penanganan, diutamakan adalah kebutuhan logistik.
Kamis ini merupakan banjir hari keempat di Mahakam Ulu dengan ketinggian rata-rata dua meter atau sampai di atap pemukiman warga, sedangkan banjir hari pertama hingga hari ketiga ketinggian sekira 50 sentimeter.
"Semua kecamatan (lima kecamatan) di Mahakam Ulu hari ini terdampak banjir. Kami juga mengupayakan hari ini ada surat dari BPBD Mahakam Ulu untuk diserahkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penetapan status darurat bencana," kata Agus. (ahmad raihan/berbagai sumber)