WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayah termasuk kota besar, di 26 provinsi Indonesia pada awal Mei, Rabu (91/95/2024). Sejumlah wilayah di Kalimantan juga bakal dilanda hujan lebat kecuali Kalimantan Selatan. Berdasarkan peringatan dini cuaca yang dikutip Wartabanjar.com, provinsi yang wilayahnya berpotensi diguyur hujan lebat mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Selain itu ada Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Demikian juga dengan Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Hujan lebat juga diperkirakan mengguyur wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua. BNKG nenasukkan daerah-daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat tersebut ke dalam kategori waspada banjir akibat dampak hujan. Baca juga: Dukung Peningkatan Kompetensi SDM, Begini Upaya Pemerintah Untuk Pekerja Sementara untuk hujan dengan intensitas ringan juga berpotensi membasahi wilayah DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Selatan. Secara khusus hujan diprakirakan mengguyur sejumlah kota besar, seperti Gorontalo, Jambi, Banjarmasin, Samarinda, Tarakan, Padang, dan Medan. Hujan dengan intensitas lebih ringan berpotensi turun di Banda Aceh, Serang, Bengkulu, Bandung, Palangkaraya, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Ambon, Ternate, Mataram, Jayapura, Manokwari, Pekanbaru, Mamuju, Makassar, Kendari, dan Palembang. Untuk wilayah DKI Jakarta, BMKG memperkirakan hujan ringan berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada Rabu siang. Sementara pada Kamis dini hari, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu dapat mengalami hujan dengan intensitas yang sama, kata BMKG. (Sidik Purwoko) Baca juga: Polri Komitmen Kawal Hak Buruh Pada Aksi May Day, Kapolri: Ini Wujud Komitmennya Editor: Sidik Purwoko