WARTABANJAR.COM, PONTIANAK - Kementerian Perhubungan menyebut, angkutan mudik Lebaran 2024 di bandara dan terminal di Pontianak, Kalimantan Barat belum mengalami lonjakan yang signifikan. Demikian dikatakan Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Cecep Kurniawan mengatakan di sela kunjungan kerjanya memantau angkutan Lebaran, Jumat (05/04/2024). Cecep mengatakan, hasil monitoring yang dilakukannya hingga H-6 Lebaran 2024 seluruh moda transportasi belum mengalami lonjakan. “Berdasarkan hasil monitoring penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun 2024 di Propinsi Kalimantan Barat terpantau sampai dengan H-6 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah di seluruh moda belum terjadi peningkatan penumpang yang signifikan,” kata Cecep seperti dikutip Wartabanjar.com. Cecep melaksanakan kunjungan kerja pemantauan angkutan arus mudik Lebaran di sejumlah tempat di Pontianak. Lokasi yang menjadi pantauan itu yakni Bandara Supadio, Terminal Sei Ambawang (antar lintas batas negara) dan Pelabuhan Dwikora. Baca juga: Jelang Lebaran Nilai Tukar Rupiah Menguat, Faktor Ini Penyebabnya Dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (05/04/2024) Cecep menyebut, pergerakan penumpang di Bandara Supadio baru mengalami peningkatan keberangkatan sebesar 6 persen atau sebesar 4.501 penumpang dibanding dengan tahun 2023 sebanyak 4.233 penumpang. Sementara kedatangan masih sebesar 3.299 penumpang atau turun 21 persen dari tahun 2023 sebanyak 4.196 penumpang. "PT Angkasa Pura II telah mempersiapkan Bandara Supadio dengan baik mulai dari drop zonecounter check in hingga ruang tunggu. Bandara ini siap melayani penumpang yang akan melakukan mudik baik dari Pontianak maupun ke luar Pontianak," ujar Cecep. Adapun rute penerbangan domestik yang dilayani di Bandara Supadio yakni dari Pontianak menuju Jakarta, Batam, Surabaya, Solo, Ketapang, Sintang, Putussibau, Yogyakarta, Ujung Pandang, Balikpapan dengan frekuensi sebanyak 225 pergerakan kedatangan dan 221 pergerakan keberangkatan. “Maskapai yang beroperasi adalah Lion Air Group, Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air Group, dan Pelita Air,” kata Cecep. Sementara itu, lanjut Cecep, pergerakan penumpang di Terminal Sei Ambawang untuk keberangkatan baru sebanyak 833 penumpang turun sebesar 16 persen dari tahun 2023 sebanyak 1.051 penumpang dan untuk kedatangan masih turun 18 persen atau sebesar 495 penumpang dibandingkan tahun 2023 sebanyak 607 penumpang. Sedangkan di Pelabuhan Dwikora terjadi peningkatan kedatangan sebesar 7 persen atau sebanyak 1.583 penumpang, sementara untuk keberangkatan masih kurang 56 persen atau sebanyak 1.351 penumpang dibandingkan dengan tahun 2023 sebanyak 3.068 penumpang. Baca juga: Bakal Kunjungi Sejumlah Kota di Asia, Suho EXO Umumkan Jadwal Tur Konser 2024 Sesditjen Cecep mengimbau agar para penumpang tetap menjaga barang bawaan karena diperkirakan mulai hari ini sampai dengan H-1 Idul Fitri akan terus terjadi kenaikan dan juga kepadatan di Bandara Supadio. “Agar perjalanannya selamat, aman dan nyaman diharapkan kepada para penumpang untuk selalu memperhatikan jam keberangkatan yang tertera pada tiket maupun boardingpass, dan selalu memperhatikan pemberitahuan dari maskapai jika terjadi perubahan penerbangan," tambah Cecep. Cecep menambahkan sebagian besar maskapai telah menerapkan proses checkin online sehingga memudahkan para penumpang yang tidak memiliki bagasi untuk langsung ke ruang tunggu dan tidak perlu antre. “Dengan tema ‘Mudik Ceria Penuh Makna’ diharapkan memberikan kesan yang baik dan bermakna dalam rangka penyelenggaraan transportasi yang selamat, aman dan nyaman,” kata Cecep. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko