Bagimana tidak? Akibat aksi penembakan brutal kelompok Negara Islam Irak dan Syiria (ISIS) itu mengakibatkan sedikitnya 137 orang tewas sementara lebih dari 100 orang terluka, di Balai Kota Crocus Jumat (22/03/2024) lalu.
Para pelaku teror tersebut terindikasi bernama Dalerdzhon Mirzoyev, Saidakrami Murodali Rachabalizoda, Shamsidin Fariduni dan Muhammad sobir Fayzov. Semuanya tampaknya dipukuli dari video sesi interogasi yang tampaknya dibocorkan pasukan keamanan Rusia.
Kabarnya, dalam interogasi itu setidaknya satu orang disiksa dengan sengatan listrik. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov enggan berkomentar seputar pemeriksaan brutal itu.
 

Mata pelaku Mirzoyev dan Rachabalizoda dalam video terlihat hitam dan telinga Rachabalizoda diperban dan menurut laporan, sebagian terpotong selama penangkapannya.

Mirzoyev juga tampak terlilit kantong plastik robek di lehernya. Sementara wajah Fariduni bengkak parah dan Fayzov tampak kehilangan kesadaran saat dibawa ke pengadilan dengan kursi roda. Ia terlihat mengenakan pakaian tipis rumah sakit. Kantor Berita Reuters menyebut, tampaknya matanya hilang.