Ayah dan Anak di Kotabaru Diserang Buaya Saat Periksa Tambak, Satu Meninggal
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, KOTABARU - Nasib nahas dialami ayah dan anak di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Saat sedang memeriksa tambak, mereka diserang seekor buaya di Desa Pantai, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru.
Dalam kejadian ini, si anak tewas setelah diterkam dan diseret buaya ke dalam tambak.
Informasi yang dihimpun, kejadiannya berawal saat Samsudin bersama anaknya, Muhammad Mukhtar, bermaksud memeriksa tambak pada
Rabu (10/1/2024) malam sekitar pukul 19.30 Wita.
Setibanya di tambak, Samsudin dan Mukhtar langsung menceburkan diri.
Baca juga: Martapura Hujan Disertai Angin, Pohon di Kantor BPKAD dan Jalan Sekumpul Gang Salam Tumbang
Namun ternyata sebelumnya seekor buaya rupanya sudah berada di sekitar tambak, dan begitu ayah dan anak itu bercebur ke tambak langsung menyerang.
Serangan buaya mengarah pada Mukhtar yang posisinya lebih dekat.
Mengetahui itu, Samsudin yang membawa parang berusaha menyelamatkan anaknya dengan menebas ke arah buaya.
Buaya balik menyerang Samsudin dan menggigitnya mengenai jari jari kanan serta pergelangan tangan kiri Samsudin.
Mendapat serangan ini, Samsudin berusaha menghindar dan menjauh.
Nahasnya, buaya berbalik kembali menyerang dan menerkam Mukhtar lalu menyeretnya ke dasar tambak.
Samsudin pun lari memberitahu Misri, yang tambaknya berada bersebelahan.
Baca juga: Green Generation Kalsel Gelar Aksi Kebersihan di Taman Hijau Balangan
Misri kemudian melapor ke Kepolisian Polsek Kelumpang Selatan.
Polsek Kelumpang Selatan langsung berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan warga untuk menuju ke tambak.
Puluhan melakukan pencarian di malam itu, hingga melihat buaya berada di bawah pohon bakau di Desa Sungai Nipah, sungai perbatasan desa.
Buaya berada di permukaan air sungai dan di mulutnya masih terlihat tubuh korban.
Kanit Reskrim Polsek Kelumpang Selatan, Aipda Sutikno langsung mendekati posisi buaya, dalam jarak sekitar 10 meter menembak kepala buaya dengan menggunakan senpi hingga korban terlepas dari gigitan predator itu.
Setelah melepas korbannya, buaya itu pun menghilang.
Tubuh korban ditemukan di sungai, kemudian dievakuasi menggunakan perahu.
Kapolsek Kelumpang Selatan, Ipda Agus Suyanto membenarkan kejadian ini.
"Tubuh korban ditemukan dengan kondisi meninggal dunia sekitar pukul 21.30 Wita," ujarnya.
Korban mengalami pada bagian kepala.
"Sedangkan ayahnya yang bernama Samsudin, selamat mengalami luka di bagian tangan yang saat itu langsung dibawa ke Puskesmas Pantai,” jelasnya.
Kapolsek meminta masyarakat di Desa Pantai lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sungai dan tambak. "Warga agar berhati-hati, terutama beraktivitas malam hari, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang," ujarnya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi