WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Kawasan wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan kini dilengkapi fasilitas kabin, glamping, dan sebagainya. Peletakan batu pertama (groundbreaking) dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Kehutanan bersama PT. Shafwah Global Utama di Tahura Sultan Adam, Jumat (8/12/2023). Kegiatan ini merupakan tindaklanjut perjanjian kerjasama antara Pemprov Kalsel dan PT. Shafwah Global Utama pada pertengahan Juni 2023 lalu. Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah, berharap melalui kerjasama ini, kunjungan wisatawan ke kawasan Tahura Sultan Adam lebih meningkat. Pembangunan sarana dan prasarana pendukung yang menarik, nyaman, aman dan harga yang terjangkau, menurut Husnul, juga harus dilengkapi dengan penyebaran informasi yang seluas-luasnya tentang wisata di Tahura secara aktif dan masif. “Sehingga bukan hanya kunjungan wisatawan lokal dan nasional tetapi diharapkan bisa menarik wisatawan internasional,” jelasnya, dikutip dari laman Pemprov Kalsel, Senin (11/12/2023). [caption id="attachment_198789" align="alignnone" width="300"] Penampakan desain fasilitas sarana dan prasarana yang akan melengkapi kawasan wisata Tahura Sultan Adam, Kabupaten Banjar, Kalsel. Foto: Facebook/Tahura Sultan Adam[/caption] Tahura Sultan Adam merupakan tempat wisata alam unggulan di Pemprov Kalsel. Pada tahun 2022, kunjungan wisatawan ke obyek wisata Mandiangin dan Bukit Batu di kawasan Tahura Sultan Adam ini sudah lebih dari 100 ribu orang. Sebab itu, menurut Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra, penambahan beberapa sarana dan prasarana sangat diperlukan. “Tentunya itu tidak menjadikan kami melupakan fungsi Tahura Sultan Adam sebagai kawasan hutan konservasi. Wisata itu hanya bagian, karena memang dari sisi keunikan sangat memungkinkan untuk dikelola, tinggal kita menambah sarpras dan beberapa bangunan,” tegasnya. Demi meningkatkan daya tarik wisatawan, ia mengatakan siap menerima siapapun yang berminat menanamkan modal di kawasan Tahura Sultan Adam. “Kami sebagai leading sector tentu ingin setiap tahunnya ada hal baru di Tahura Sultan Adam sehingga kita berusaha membangun kerjasama dengan siapapun, baik swasta, perbankan atau siapapun demi menambah destinasi wisata yang ada,” ucapnya. Presiden Direktur Shafwah Group, Muhammad Helmi, mengatakan bakal membangun 10 kabin dan 10 glamping di Puncak Tengger Mandiangin. Sepuluh bangunan pertama ditargetkan bisa rampung dalam tiga bulan, sisanya ditargetkan selesai dua bulan setelahnya. “Setiap kabin dan glamping dilengkapi AC juga tempat tidur. Kapasitas ruangan bisa menampung mulai 2-6 orang,” beber Helmi. Selain dua bangunan itu, PT. Shafwah Global Utama juga melengkapi fasilitas wisata berupa tempat bermain anak, kafe dua lantai, spot foto berupa dua buah jembatan yang menjorok ke bawah, serta amfiteater berkapasitas 150 orang. “Untuk amfiteater setiap akhir pekan kita tampilkan pentas musik,” pungkas Helmi. (MC Kalsel) Editor: Yayu